BeritaInformatikaRagam Daerah

Petani Tangerang Dibekali Pelatihan Budidaya Singkong dan Ubi Jalar, Dorong Ketahanan Pangan hingga Peluang Usaha

333
Pelatihan budidaya tanaman singkong dan ubi jalar yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang bagi para petani di wilayah Kecamatan Sindang Jaya.

Kab Tangerang/ secondnewsupdate.co.id – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian lokal terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Salah satunya melalui pelatihan budidaya tanaman singkong dan ubi jalar yang digelar Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang bagi para petani di wilayah Kecamatan Sindang Jaya.

Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan di Kelompok Tani Tunas Mekar, Desa Sindang Asin, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, dengan menghadirkan Ketua DPK Tani Merdeka Kecamatan Sepatan, Muhamad Obo, sebagai narasumber utama. Selasa (12/5/2026).

Pelatihan ini diikuti puluhan petani setempat yang antusias mempelajari teknik budidaya singkong dan ubi jalar, mulai dari pemilihan bibit unggul, pengolahan lahan, pola tanam, pemupukan, pengendalian hama, hingga strategi panen yang optimal.

Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan di Kelompok Tani Tunas Mekar, Desa Sindang Asin, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, dengan menghadirkan Ketua DPK Tani Merdeka Kecamatan Sepatan, Muhamad Obo, sebagai narasumber utama. Selasa (12/5/2026).

Muhamad Obo mengatakan, tanaman singkong dan ubi jalar memiliki potensi ekonomi cukup besar karena selain menjadi komoditas pangan alternatif, juga memiliki pasar industri yang terus berkembang.

“Singkong dan ubi jalar bukan hanya tanaman konsumsi rumah tangga, tetapi punya nilai ekonomi tinggi jika dikelola dengan baik. Saat ini permintaan pasar cukup stabil, baik untuk bahan pangan, olahan UMKM, hingga industri,” ujarnya dalam sesi pelatihan.

Menurutnya, petani perlu mulai melihat singkong dan ubi jalar sebagai komoditas strategis yang mampu mendukung diversifikasi pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim dan fluktuasi harga komoditas utama.

Ia juga membagikan pengalaman praktik budidaya yang efektif kepada peserta, termasuk pola tanam yang dapat meningkatkan hasil panen serta cara meminimalkan risiko gagal panen akibat serangan penyakit tanaman.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan petani yang digagas DPKP Kabupaten Tangerang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian.

Selain fokus pada peningkatan hasil produksi, program tersebut juga diarahkan untuk mendorong lahirnya petani yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar.

Para peserta mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan ini, terutama terkait pengelolaan lahan yang lebih produktif dan efisien.

Salah satu anggota Kelompok Tani Tunas Mekar menyebut pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan petani, khususnya dalam menghadapi tantangan biaya produksi yang terus meningkat.

Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian lokal terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Kami jadi lebih paham cara menanam yang baik, memilih bibit, sampai mengelola hasil panen agar punya nilai jual lebih tinggi,” katanya.

DPKP Kabupaten Tangerang berharap melalui pelatihan tersebut, petani di Kecamatan Sindang Jaya dapat meningkatkan kualitas hasil panen sekaligus memperluas peluang usaha berbasis komoditas lokal.

Ke depan, program serupa direncanakan terus diperluas ke berbagai wilayah lain di Kabupaten Tangerang guna memperkuat sektor pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

Dengan penguatan kapasitas petani melalui pelatihan berkelanjutan, Kabupaten Tangerang diharapkan mampu mencetak petani yang lebih mandiri, inovatif, dan kompetitif di tengah dinamika sektor pertanian modern. (Dia)

Exit mobile version