Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Ragam DaerahTeknologi

Polres Garut Siapkan 10 Trainer Paham AI, Sasar Pelajar SMA hingga MA untuk Cegah Kejahatan Digital

121
×

Polres Garut Siapkan 10 Trainer Paham AI, Sasar Pelajar SMA hingga MA untuk Cegah Kejahatan Digital

Sebarkan artikel ini
Polres Garut meluncurkan 10 personel Trainer Paham AI yang akan memberikan edukasi kepada para pelajar SMA, SMK, dan MA di seluruh wilayah Kabupaten Garut.

Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate.co.id — Polres Garut meluncurkan 10 personel Trainer Paham AI yang akan memberikan edukasi kepada para pelajar SMA, SMK, dan MA di seluruh wilayah Kabupaten Garut.

Program ini menjadi langkah kepolisian untuk meningkatkan literasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), sekaligus mencegah potensi kejahatan yang memanfaatkan teknologi digital. Peluncuran program tersebut dilakukan pada Kamis (20/8/2026). 

Example 300x600

Para personel yang telah disiapkan sebagai trainer nantinya akan turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman kepada siswa mengenai penggunaan AI secara cerdas, aman, etis, dan bertanggung jawab.

Perkembangan teknologi AI yang semakin pesat memang memberikan banyak manfaat, terutama dalam mendukung dunia pendidikan. 

Namun, teknologi tersebut juga menghadirkan tantangan baru yang perlu diantisipasi, mulai dari penyebaran hoaks, manipulasi foto dan video, deepfake, manipulasi suara, hingga berbagai bentuk penyalahgunaan AI yang berpotensi berujung pada tindak pidana.

Karena itu, Polres Garut menilai edukasi sejak dini sangat penting agar generasi muda tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami risiko dan dampak dari penggunaannya.

Melalui 10 Trainer Paham AI tersebut, para pelajar akan mendapatkan materi mengenai dasar-dasar kecerdasan buatan, manfaat AI dalam proses pembelajaran, serta cara mengenali konten yang dibuat maupun dimanipulasi menggunakan teknologi AI.

Dalam kegiatan sosialisasi, siswa juga didorong memanfaatkan AI untuk hal-hal positif, seperti mencari referensi, memahami materi pelajaran, mengembangkan kreativitas, serta membantu proses belajar.

Penggunaan AI tetap diarahkan agar tidak menghilangkan kemampuan berpikir kritis dan tetap mengedepankan etika.

Selain manfaat, para trainer juga akan membekali siswa dengan pengetahuan mengenai berbagai modus penyalahgunaan AI. Di antaranya pembuatan foto dan video palsu, manipulasi suara, deepfake, serta produksi dan penyebaran informasi palsu menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

Program Paham AI ini merupakan bagian dari kerja sama antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan Kementerian Pendidikan Republik Indonesia dalam upaya meningkatkan literasi dan kompetensi digital, khususnya di kalangan pelajar.

Polres Garut berharap program tersebut mampu membentuk generasi muda yang tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memilah informasi, berpikir kritis, serta memahami batasan dan etika dalam memanfaatkan kecerdasan buatan.

Dengan hadirnya Trainer Paham AI di lingkungan sekolah, Polres Garut menegaskan komitmennya untuk menghadapi perkembangan teknologi melalui langkah edukatif dan preventif. 

Kolaborasi dengan dunia pendidikan diharapkan dapat menciptakan ruang digital yang lebih aman, sehat, dan produktif bagi generasi muda di Kabupaten Garut. (Agung)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600