SNU//Aceh – Aisar Khaled, pria keturunan Malaysia–Palestina, turun langsung membantu korban banjir di Aceh. Ia menyalurkan sembako, genset, hingga internet Starlink untuk memulihkan komunikasi warga yang sebulan hidup tanpa listrik.
Jagat media sosial dihebohkan dengan aksi kemanusiaan pria karismatik asal negeri jiran, Aisar Khaled.
Sosok blasteran Melayu–Palestina tersebut dikenal aktif membagikan momen kebersamaan bersama masyarakat dan sering turun langsung membantu warga yang membutuhkan melalui slogan kemanusiaannya, “Rakyat Bantu Rakyat.”
Dalam unggahan terbarunya di akun Instagram @aisarkhaleed, Sabtu (20/12/2025),
Aisar menunjukkan aksinya menembus wilayah terdampak banjir di Aceh yang tengah diliputi kondisi mencekam.
“Satu bulan hidup tanpa listrik, Aceh Tamiang berduka,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Bencana banjir yang melanda wilayah Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menyebabkan terputusnya aliran listrik, jaringan internet, serta akses transportasi darat.
Melihat kondisi tersebut, Aisar bersama tim kemanusiaannya membawa bantuan ke wilayah Batu Sampang, Aceh Timur.
Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, genset untuk penerangan warga, serta perangkat internet Starlink guna memulihkan akses komunikasi masyarakat.
“Selama satu bulan mereka tinggal dalam kegelapan. Dengan kehadiran saya, ingin membawa cahaya baru. Hari ini kami membawa satu Starlink. Starlink ini bisa digunakan masyarakat, InsyaAllah selepas ini mereka akan kembali memiliki jaringan,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Aisar juga membuka donasi publik untuk membantu korban banjir melalui platform penggalangan dana Kitabisa, dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat yang kehilangan harta benda bahkan orang tercinta akibat bencana ini.
Hingga kini, aksi kemanusiaan Aisar mendapatkan apresiasi luas dari warganet dan masyarakat yang tersentuh oleh kepeduliannya. (Intan)















