Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
HukumKasusKesehatanKriminalPeristiwaRagam Daerah

Puluhan Siswa di Cimahi Keracunan Program MBG, Pemkot Hentikan Sementara Distribusi

4528
×

Puluhan Siswa di Cimahi Keracunan Program MBG, Pemkot Hentikan Sementara Distribusi

Sebarkan artikel ini
Wakil Walikota Cimahi Adithia Yudistira langsung terjun mengecek terkait keracunan makanan bergizi gratis di rumah sakit Cibabat

Cibabat Cimahi// secondnewsupdate.co.id – Puluhan siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Cimahi harus mendapatkan perawatan medis setelah diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (25/2/2026).

Data sementara mencatat sebanyak 24 siswa dirawat di tiga rumah sakit berbeda, yakni 20 siswa di RSUD Cibabat, tiga siswa di RS Mitra Kasih, dan satu siswa di RS Dustira.

Example 300x600

Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, membenarkan adanya puluhan pelajar yang menjalani perawatan akibat kejadian tersebut. 

Ia menyebut para siswa berasal dari beberapa sekolah, mulai dari tingkat TK hingga SMP.

“Total ada 24 siswa yang dirawat. Mereka berasal dari TK PGRI, TK Kartika, SDN Cimahi Mandiri 4, SDN Karangmekar Mandiri 1, serta SMPN 6 Cimahi,” ujarnya.

Konsumsi Menu MBG pada Waktu Berbeda

Menu yang dikonsumsi para siswa dalam program MBG tersebut terdiri dari nasi kepal (onigiri), telur rebus, apel, kurma, dan susu murni. Para pelajar mengonsumsi makanan tersebut pada waktu yang berbeda, mulai pukul 11.00 WIB hingga sekitar pukul 17.00 WIB.

Namun, pada sore hari, sejumlah siswa mulai menunjukkan gejala yang diduga berkaitan dengan keracunan makanan. Setelah menerima laporan tersebut, Pemerintah Kota Cimahi segera mengambil langkah cepat dengan menghentikan konsumsi menu yang telah didistribusikan.

“Begitu menerima laporan, kami langsung menginstruksikan pihak sekolah agar menghentikan konsumsi makanan tersebut,” kata Adhitia.

Sampel Makanan Diuji di Laboratorium

Untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut, sampel makanan dari program MBG telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jawa Barat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pemerintah daerah saat ini masih menunggu hasil uji laboratorium untuk mengetahui apakah terdapat kandungan yang menyebabkan gangguan kesehatan pada para siswa.

Pemkot Buka Posko Penanganan Terpusat

Sebagai langkah penanganan cepat, Pemerintah Kota Cimahi juga membuka posko observasi dan penanganan terpusat di RSUD Cibabat. Rumah sakit tersebut menjadi lokasi utama penanganan awal bagi siswa yang mengalami gejala.

Apabila terjadi penambahan pasien, pemerintah telah menyiapkan skema distribusi penanganan ke rumah sakit lain guna memastikan seluruh siswa mendapatkan perawatan optimal.

Pemkot Cimahi menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan kondisi kesehatan para siswa stabil serta memberikan penanganan medis terbaik, sembari menunggu hasil investigasi laboratorium terkait dugaan keracunan tersebut. (Bagdja)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600