Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
EkonomiHukumInformatikaRagam Daerah

Retribusi Lapangan Cibaligo Masih Tunggu Proses Appraisal

2287
×

Retribusi Lapangan Cibaligo Masih Tunggu Proses Appraisal

Sebarkan artikel ini
Kadisbudparpora Kota Cimahi Dani Bastiani

Cimahi//secondnewsupdate.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kota Cimahi telah mencapai titik temu dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). 

Namun, di tengah kesepakatan tersebut, satu objek retribusi masih menjadi catatan serius: Lapangan Cibaligo.

Example 300x600

​Ketua Bapemperda DPRD Kota Cimahi, H. Enang Sahri Lukmansyah, mengungkapkan bahwa meskipun hampir seluruh nilai dan objek pajak telah disepakati, objek yang berada di bawah kewenangan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) tersebut memerlukan pembahasan lanjutan.

​”Hanya satu poin yang masih memerlukan pembahasan mendalam, yakni objek Lapangan Cibaligo,” ujar Enang usai rapat di gedung DPRD Kota Cimahi.

​Menanggapi hal tersebut, Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Dani Bastiani, memberikan penjelasan teknis saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (22/1/2026).

Ia membenarkan bahwa besaran retribusi Lapangan Cibaligo belum bisa ditetapkan karena belum melalui proses Satu Poin Mengganjal Raperda PDRD Cimahi: Retribusi Lapangan Cibaligo Masih Tunggu Proses Appraisal (penilaian harga oleh tim ahli).

​“Kami harus memiliki dasar yang kuat sebelum menentukan besaran angka dalam Perda. Dasarnya adalah Satu Poin Mengganjal Raperda PDRD Cimahi: Retribusi Lapangan Cibaligo Masih Tunggu Proses Appraisal untuk menentukan nilai harga sewanya. Jadi, untuk sementara ini kami tunda dulu hingga penilaian tersebut rampung,” jelas Dani.

​Dani membandingkan kondisi ini dengan objek wisata lain seperti Eko Wisata (Ewik) dan Stadion Sangkuriang yang sudah memiliki nilai Satu Poin Mengganjal Raperda PDRD Cimahi: Retribusi Lapangan Cibaligo Masih Tunggu Proses Appraisal, sehingga besaran retribusinya telah berani diusulkan ke Bapemperda.

​Terkait pelaksanaan penilaian (Appraisal) Lapangan Cibaligo, Dani mengakui bahwa saat ini dinasnya masih terkendala ketersediaan anggaran. 

Ia berharap proses penilaian ini dapat dilaksanakan pada tahun berjalan melalui mekanisme Anggaran Perubahan.

​”Mudah-mudahan jika ada anggarannya, bisa segera kita lakukan. Kebetulan tahun ini belum ada, semoga bisa terakomodir di anggaran perubahan nanti,” harapnya.

​Saat ini, Lapangan Cibaligo sudah memiliki fasilitas mini soccer yang aktif digunakan. Sementara itu, fasilitas pendukung lainnya seperti lapangan voli masih dalam tahap penyelesaian pembangunan. 

Dani berkeinginan agar seluruh fasilitas di area Cibaligo diusulkan retribusinya secara bersamaan agar lebih efektif.

​Langkah ini diambil sebagai bagian dari visi besar Disbudparpora untuk bertransformasi menjadi dinas penghasil bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cimahi.

​”Kami ingin memanfaatkan seluruh Sarana dan Prasarana (Sapras) olahraga yang dimiliki Kota Cimahi secara maksimal. Ke depannya, ini akan menjadi sumber penghasilan daerah yang berkelanjutan,” tutup Dani. (Bagdja)

Example 120x600