Garut, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Program revitalisasi satuan pendidikan di TK Islam As Syiroj, Kampung Desa Kolot, Desa Sukatani, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, terus menunjukkan perkembangan positif.
Hingga progres pembangunan telah mencapai hampir 70 persen dan kini memasuki proses pengajuan pencairan dana tahap kedua.
Kepala TK Islam As Syiroj, Salim, mengatakan, program revitalisasi tersebut meliputi pembangunan dua ruang kelas baru (RKB), ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), ruang administrasi, toilet, penataan lingkungan sekolah, serta pengadaan mebel untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
“Alhamdulillah, progres pengerjaan sekarang sudah hampir 70 persen. Saat ini sedang dalam proses pengajuan tahap kedua. Secara umum, pelaksanaan pembangunan berjalan baik dan tidak ada kendala berarti,” ujar Salim saat diwawancarai, Minggu (11/10/2026).
Menurut Salim, jumlah tenaga kerja yang dilibatkan disesuaikan dengan kebutuhan pekerjaan di lapangan. Pada tahap awal pembangunan, jumlah pekerja mencapai sekitar 30 orang.
Sementara itu, saat ini jumlahnya berkisar antara 20 hingga 25 orang.
Menariknya, seluruh tenaga kerja yang terlibat merupakan masyarakat lokal.
Dengan demikian, pelaksanaan program revitalisasi tersebut tidak hanya mendukung peningkatan sarana pendidikan, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi warga sekitar.
Salim mengungkapkan, revitalisasi ini merupakan harapan lama pihak sekolah. Pengajuan bantuan telah dilakukan sejak 2021, tetapi baru terealisasi melalui program revitalisasi satuan pendidikan yang berjalan saat ini.
“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah mengakomodasi pengajuan dari lembaga kami. Ini merupakan impian yang sudah lama kami harapkan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Garut atas dukungan, arahan, dan pendampingan yang diberikan selama pelaksanaan program, terutama dalam proses pembangunan dan penyusunan laporan pertanggungjawaban.
Saat ini, TK Islam As Syiroj memiliki 74 siswa. Kehadiran ruang kelas baru beserta fasilitas pendukung lainnya diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan memadai bagi anak-anak usia dini.
Peningkatan fasilitas tersebut sekaligus diharapkan dapat menunjang kualitas pelayanan pendidikan serta mendukung kegiatan belajar mengajar agar berlangsung lebih optimal.
Lebih lanjut, Salim menegaskan bahwa pelaksanaan program revitalisasi ini menjadi kesempatan bagi masyarakat setempat untuk berpartisipasi langsung dalam pembangunan sektor pendidikan.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, termasuk para pekerja dan masyarakat sekitar. Kami ingin membuktikan bahwa masyarakat di kampung juga mampu berkontribusi dan bekerja dengan baik dalam program berskala nasional,” pungkasnya.
Dengan progres yang telah mendekati 70 persen, pihak sekolah berharap pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai sehingga fasilitas pendidikan yang lebih representatif dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran 74 siswa TK Islam As Syiroj. (Asan)
















