SNU//Medan – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan memastikan penanganan banjir yang melanda kawasan tersebut berjalan efektif dan tidak mengganggu aktivitas warga binaan secara keseluruhan.
Di bawah kepemimpinan Kepala Rutan, Andi Surya, langkah-langkah cepat diambil demi menjamin keselamatan, ketersediaan logistik, dan sanitasi di lingkungan rutan.
Banjir menyebabkan genangan air di beberapa kamar hunian. Kepala Rutan Andi Surya mengatakan, warga binaan yang terdampak langsung dievakuasi ke lokasi aman dan kering.
“Kami dengan sigap memindahkan warga binaan yang kamarnya tergenang. Mereka dipindahkan ke tempat sementara seperti masjid, gereja, Gedung Fatmawati yang merupakan blok binaan narkoba, serta Blok Hasanuddin,” ujar Andi Surya saat meninjau blok hunian, Kamis (27/11).
Andi menegaskan bahwa seluruh warga binaan berada dalam kondisi baik dan tidak ada korban dalam insiden tersebut.
Untuk mencegah risiko keselamatan, pasokan listrik sementara diputus. Andi Surya menyampaikan permohonan maaf kepada warga binaan atas kondisi tersebut.
“Pemadaman dilakukan murni untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan mengingat area rutan sempat tergenang air. Hal serupa juga terjadi pada pasokan air bersih,” jelasnya.

Meski demikian, kebutuhan logistik tetap terpenuhi. Sejak Kamis malam hingga Jumat pagi, rutan menyalurkan makanan dan minuman bagi seluruh warga binaan.
Logistik Makanan: Rutan menyediakan nasi bungkus untuk makan malam dan minuman kemasan.
Air Bersih: Bekerja sama dengan Kanwil Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Sumut, mobil tangki air bersih dikirim untuk memastikan ketersediaan air bagi warga binaan.
Pengawasan intensif dilakukan oleh petugas sejak Kamis malam ke seluruh blok hunian untuk memastikan keamanan.
Aktivitas di Rutan Kelas I Medan telah berjalan normal kembali, pada hari Jumat pagi (28/11),
Fasilitas Umum: Ruang kunjungan, ruang portir, registrasi, hingga rumah ibadah telah berfungsi seperti biasa.
Ibadah: Pelaksanaan Shalat Jumat tetap berlangsung di Masjid At-Taubah Rutan Kelas I Medan.

Meski aktivitas telah normal, layanan kunjungan bagi keluarga warga binaan masih ditunda sementara.
“Semua aktivitas rutan sudah berjalan seperti biasa pada pagi ini. Hanya saja, layanan kunjungan terpaksa kami tunda sementara karena warga binaan masih fokus melakukan pembersihan blok hunian masing-masing,” tutup Andi Surya. (Rizky)
















