KesehatanRagam Daerah

Sambut Tim Verifikasi KKS Provinsi, Pemkab Tangerang Targetkan Kembali Raih Swasti Saba Padapa

522
Bupati Tangerang yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Yudiana, menyampaikan apresiasi atas kedatangan tim verifikasi.

Banten, Kab Tangerang l secondnewsupdate.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menegaskan komitmennya untuk kembali meraih penghargaan Swasti Saba Padapa tingkat nasional.

Komitmen tersebut disampaikan saat menyambut Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Provinsi Banten di Ruang Rapat Wareng, Gedung Bupati Tangerang, Kamis (20/8/2026).

Verifikasi lapangan ini menjadi tahapan penting untuk mengukur kesiapan Kabupaten Tangerang berdasarkan sembilan indikator tatanan sehat. 

Evaluasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menuju penilaian KKS tingkat nasional.

Bupati Tangerang yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Yudiana, menyampaikan apresiasi atas kedatangan tim verifikasi.

Menurutnya, proses evaluasi menjadi momentum penting untuk mendapatkan gambaran objektif mengenai berbagai capaian sekaligus kekurangan yang masih harus dibenahi.

“Kami sangat berterima kasih karena evaluasi ini memberikan pandangan yang lebih objektif terkait kelemahan dan kelebihan kinerja kita selama ini. Catatan kekurangan yang ditemukan akan segera kami perbaiki,” ujar Yudiana.

Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi KKS, Siti Maryam, menjelaskan bahwa mekanisme penilaian tahun ini sedikit berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

Tim verifikasi lebih memfokuskan penilaian pada pemaparan kelembagaan serta pemeriksaan kelengkapan dokumen dari sembilan tatanan sehat, tanpa langsung melakukan peninjauan setiap lokus secara satu per satu.

Kabar positifnya, Kabupaten Tangerang telah memenuhi salah satu prasyarat utama untuk mengikuti tahapan penilaian tingkat nasional, yakni capaian Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan.

“Prasyarat ODF minimal 80 persen sudah terpenuhi. Pengakuan dari pusat mencatat Kabupaten Tangerang sudah mencapai 86 persen,” kata Siti.

Dari hasil pemeriksaan dokumen, Tim Pembina dan Forum KKS Kabupaten Tangerang mencatat capaian 100 persen. 

Sejumlah tatanan lainnya juga menunjukkan hasil tinggi, di antaranya Tatanan Penanggulangan Bencana sebesar 91,07 persen, Perlindungan Sosial 90,39 persen, serta Tatanan Sehat Mandiri 88,79 persen.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah indikator yang membutuhkan perhatian dan pendalaman lebih lanjut.

Beberapa di antaranya yakni Tatanan Pasar yang baru mencapai 50 persen, Tatanan Perkantoran 68,18 persen, Tatanan Pariwisata 64,58 persen, serta Pokja sebesar 50 persen.

Tim terkait diminta segera melengkapi data dan bukti lapangan yang masih kurang paling lambat 26 Agustus 2026.

Menanggapi hasil evaluasi tersebut, Ketua Tim Tangerang Sehat, Yani Sutisna, memastikan pihaknya siap menindaklanjuti seluruh rekomendasi tim verifikasi.

Seluruh kelompok kerja dan perangkat daerah terkait akan bergerak bersama untuk melengkapi kekurangan dokumen sebelum batas waktu yang telah ditetapkan.

“Melalui sinergi yang terus berlanjut antara pemerintah daerah, forum KKS, dan masyarakat, Pemkab Tangerang sangat optimis mampu menuntaskan seluruh perbaikan prasyarat,” ungkapnya.

Yani menegaskan, target meraih kembali Swasti Saba Padapa bukan semata-mata mengejar penghargaan. Lebih dari itu, program KKS diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap terciptanya lingkungan yang bersih, aman, nyaman, dan sehat bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.

Dengan capaian sejumlah indikator yang sudah tinggi dan komitmen melakukan perbaikan pada sektor yang masih rendah, Pemkab Tangerang optimistis dapat memenuhi seluruh persyaratan menuju penilaian KKS tingkat nasional. (Dia)

Exit mobile version