SNU // Kabupaten Bandung — Sebanyak 130 peserta dari 31 daerah di Indonesia tampil memukau dalam Kejuaraan Lempar Pisau dan Kapak Indonesia (Lempiknas) yang digelar di Taman PKDP area Gedong Budaya Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu–Minggu (20–21/12/2025).
Event bergengsi ini resmi dibuka oleh Ketua Harian DPP Lempiknas Deni Zain, mewakili Ketua DPP Lempiknas Indonesia.
Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam terlaksananya agenda nasional tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi tinggi dari Bupati Bandung sehingga acara ini bisa digelar sukses. Dukungan beliau membuat roda organisasi Lempiknas berjalan baik,” ujar Deni.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kejuaraan Lempiknas Piala Bupati Bandung Agus Ahmad (Agah) mengaku bangga Kabupaten Bandung dipercaya menjadi tuan rumah.
“Alhamdulillah dengan dukungan DPP Lempiknas dan Bupati Bandung, kejuaraan ini dapat terselenggara sesuai rencana. Semoga keikutsertaan para peserta mendapat respon positif dan memberi kesan terbaik bagi seluruh daerah yang hadir,” ucapnya.
Kelas Pertandingan
Dalam Lempiknas, terdapat dua kategori utama yaitu lempar pisau dan lempar kapak, dengan beberapa pembagian kelas di antaranya:
Berdasarkan Teknik Lemparan
Full Spin: pisau berputar penuh sebelum mengenai target
Half Spin: pisau berputar setengah putaran
No Spin: pisau meluncur tanpa putaran
Berdasarkan Peserta & Peralatan
Lempar Pisau: kategori perorangan & beregu putra/putri
Lempar Kapak: kategori perorangan putra & putri
Kategori Usia: junior & senior (15–30 tahun, 31–50 tahun, 51 tahun ke atas)
Agah berharap kejuaraan ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi, sportivitas, dan perkembangan olahraga lempar pisau serta kapak di Indonesia.
Dengan antusiasme peserta dan dukungan penuh pemerintah daerah, Kejuaraan Lempiknas di Kabupaten Bandung dipastikan menjadi magnet olahraga ekstrem nasional serta membuka peluang Kabupaten Bandung menjadi pusat event olahraga bertaraf nasional ke depan. (Apih)
