Olah RagaPropagandaRagam Daerah

Syahnaz Sadiqah, Adik Raffi Ahmad, Pimpin KORMI Bandung Barat! Istri Bupati Jeje Siap Gerakkan Olahraga hingga Pelosok Desa

523
Syahnaz Sadiqah, adik selebritas Raffi Ahmad yang juga merupakan istri Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, kini mengemban amanah baru di dunia olahraga masyarakat, menakhodai sebagai Ketua KORMI KBB Periode 2026-2031

Bandung Barat, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Nama Syahnaz Sadiqah, adik selebritas Raffi Ahmad yang juga merupakan istri Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, kini mengemban amanah baru di dunia olahraga masyarakat. 

Ia resmi dilantik oleh Ketua KORMI Provinsi Jawa Barat Denda Alamsyah, sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) periode 2026–2031, Minggu (4/10/2026).

Pelantikan yang berlangsung khidmat di Aula Ballroom Lantai 4 Gedung B, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, menjadi momentum penting bagi kepengurusan baru KORMI untuk memperluas gerakan olahraga masyarakat. 

Di bawah kepemimpinan Syahnaz, organisasi ini diharapkan mampu menghadirkan kegiatan olahraga yang lebih dekat, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Prosesi pelantikan tersebut turut dihadiri Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail, Ketua KORMI Provinsi Jawa Barat Denda Alamsyah, Ketua KORMI Cimahi Enang Sahri Lukmansyah, Danramil Padalarang, Kapolsek Padalarang, serta sejumlah undangan lainnya.

Kehadiran Syahnaz di pucuk kepemimpinan KORMI KBB diharapkan menjadi energi baru dalam membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

Tantangan ke depan bukan sekadar menyelenggarakan kegiatan olahraga, melainkan bagaimana menjadikan aktivitas fisik sebagai kebiasaan yang tumbuh dari keluarga, lingkungan tempat tinggal, hingga pelosok desa.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Syahnaz Sadiqah beserta seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. 

Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, sekaligus membawa KORMI semakin berperan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Menurut Jeje, olahraga masyarakat memiliki karakteristik tersendiri karena dapat dilakukan oleh berbagai kelompok usia dan latar belakang. 

Oleh karena itu, olahraga tidak semestinya hanya dipandang sebagai aktivitas kompetitif yang menuntut kemampuan fisik tinggi, tetapi juga sebagai sarana membangun kebugaran, kebersamaan, dan kualitas hidup.

Ia menegaskan, olahraga sederhana yang dilakukan secara rutin pun dapat memberikan manfaat besar apabila menjadi bagian dari pola hidup sehari-hari.

Melalui KORMI, pemerintah daerah berharap semakin banyak warga Bandung Barat yang tergerak untuk berolahraga sesuai kemampuan dan minat masing-masing.

Jeje juga menaruh harapan besar agar kepengurusan baru mampu memperluas jangkauan organisasi hingga ke tingkat kecamatan, desa, bahkan lingkungan permukiman. 

Dengan demikian, masyarakat tidak perlu menghadapi berbagai hambatan untuk mendapatkan akses terhadap kegiatan olahraga yang sehat, murah, dan mudah dijangkau.

Tak hanya berorientasi pada kebugaran jasmani, Jeje turut mendorong pelestarian olahraga tradisional dan permainan rakyat yang menjadi bagian dari identitas budaya daerah. 

Menurutnya, permainan tradisional perlu kembali mendapat ruang di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin mendominasi kehidupan generasi muda.

“Upaya menghidupkan kembali permainan rakyat dinilai dapat menjadi salah satu cara efektif untuk mempererat hubungan sosial, membangun interaksi antargenerasi, sekaligus mengenalkan kekayaan budaya lokal kepada anak-anak dan kalangan remaja,” ungkap Jeje.

Sementara itu, Ketua KORMI KBB Syahnaz Sadiqah menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi yang dipimpinnya semakin dikenal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Ia ingin KORMI tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi mampu menghadirkan program nyata yang mendorong warga lebih gemar berolahraga.

Syahnaz menyebut, peningkatan partisipasi masyarakat menjadi salah satu prioritas kepengurusan periode 2026–2031. 

Baginya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya agenda yang diselenggarakan, tetapi juga dari seberapa besar keterlibatan masyarakat dalam menjalankan pola hidup sehat.

Ke depan, KORMI KBB akan berupaya memperluas berbagai kegiatan olahraga masyarakat hingga wilayah kecamatan dan desa.

“Untuk merealisasikan target tersebut, diperlukan kerja sama yang kuat dengan pemerintah daerah, institusi pendidikan, sekolah, serta berbagai komunitas dan elemen masyarakat,” Ujar Syahnaz.

Penguatan struktur organisasi juga menjadi perhatian Syahnaz agar program yang dirancang dapat berjalan secara berkelanjutan. 

“Sinergi antara pengurus dan kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu membuka lebih banyak ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan olahraga sesuai kegemaran dan kemampuan mereka,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua Harian KORMI KBB yang juga menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, menjelaskan bahwa organisasi tersebut memiliki orientasi berbeda dengan lembaga olahraga yang berfokus pada pencetakan atlet berprestasi.

Menurut Ade, KORMI lebih menitikberatkan pada peningkatan aktivitas fisik masyarakat secara luas melalui beragam jenis olahraga rekreasi, olahraga tradisional, serta aktivitas kebugaran yang dapat dilakukan oleh semua kalangan.

Ia menilai, meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya olahraga merupakan salah satu langkah strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang sehat dan produktif.

Karena itu, KORMI diharapkan mampu menjadi wadah yang mendorong masyarakat untuk lebih aktif bergerak dan menjadikan kebugaran sebagai kebutuhan.

Ade juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat KORMI KBB akan mempersiapkan diri menghadapi agenda kegiatan KORMI tingkat Provinsi Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. 

Agenda tersebut menjadi salah satu perhatian awal kepengurusan baru dalam memperkuat eksistensi organisasi sekaligus memperluas jejaring olahraga masyarakat.

Dengan kepemimpinan Syahnaz untuk lima tahun ke depan, KORMI Kabupaten Bandung Barat diharapkan mampu berkembang menjadi organisasi yang semakin dekat dengan masyarakat. 

“Bukan hanya menggerakkan aktivitas olahraga, tetapi juga menumbuhkan semangat kebersamaan, menjaga warisan permainan tradisional, serta membangun kesadaran kolektif bahwa masyarakat yang sehat merupakan salah satu fondasi penting bagi kemajuan daerah,” Pungkas Ade. (Bagdja)

Exit mobile version