Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaEkonomiRagam Daerah

Tanam Raya Jagung Hibrida di Panongan, Bupati Maesyal Rasyid Ajak Semua Pihak Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

1011
×

Tanam Raya Jagung Hibrida di Panongan, Bupati Maesyal Rasyid Ajak Semua Pihak Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Tangerang Maesyal Rasyid (Pakai Caping) saat sedang menanam jagung Hibrida

Tangerang//secondnewsupdate.co.id – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid bersama unsur Forkopimda melakukan penanaman jagung hibrida secara serentak di Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan tanam raya tersebut merupakan bagian dari program nasional Tanam Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Agenda ini dihadiri langsung oleh Kapolri dan diikuti oleh berbagai daerah di Indonesia melalui sambungan virtual.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa penanaman jagung hibrida menjadi langkah strategis pemerintah daerah untuk menghadapi ketidakpastian kondisi global yang dapat memengaruhi ketersediaan pangan.

Menurutnya, konflik internasional serta potensi cuaca ekstrem berpotensi mengganggu rantai pasok pangan dunia, sehingga daerah harus memperkuat kemandirian pangan sejak dini.

“Situasi global saat ini tidak menentu. Konflik antarnegara berdampak pada ekonomi dan distribusi pangan dunia. Ditambah lagi potensi musim panas ekstrem yang perlu kita antisipasi. Karena itu, daerah harus mampu mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan,” ujar Maesyal.

Ia menambahkan, pemerintah daerah terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, Kejaksaan, DPRD hingga kalangan pengusaha, untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memastikan ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga.

Program penanaman bersama ini juga menjadi kelanjutan sinergi pemerintah dengan aparat keamanan, di mana TNI berperan dalam program tanam padi, sementara Polri turut menggerakkan program budidaya jagung hibrida.

Bupati juga mengajak para pemilik lahan di Kabupaten Tangerang untuk mengoptimalkan lahan produktif yang belum dimanfaatkan agar dapat dikelola bersama kelompok tani.

Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada pemilik lahan, Edi Setiawan, yang telah memberikan izin kepada kelompok tani untuk memanfaatkan lahannya untuk ditanami jagung.

“Daripada lahan dibiarkan kosong, lebih baik dimanfaatkan untuk pertanian. Hasilnya bisa dimanfaatkan masyarakat, baik untuk konsumsi maupun meningkatkan nilai ekonomi,” katanya.

Selain itu, Maesyal juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polresta Tangerang atas berbagai inovasi dalam mendukung program ketahanan pangan di daerah.

Ia berharap, program tersebut dapat berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol. M. Indra Waspada menjelaskan bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan merupakan implementasi dari program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Untuk wilayah hukum Polresta Tangerang yang mencakup 19 kecamatan, pihaknya menargetkan perluasan lahan tanam jagung pada kuartal pertama tahun ini.

“Saat ini kami menjalankan program satu desa dua hektare. Pada kuartal ini juga akan ada penambahan dua hektare lagi di setiap kecamatan,” ungkap Indra Waspada.

Ia menjelaskan bahwa jenis jagung yang ditanam adalah jagung hibrida yang diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak nasional.

Hasil panennya tidak akan dijual secara bebas, melainkan disalurkan melalui mekanisme resmi kepada pemerintah.

“Hasil panen nantinya akan dilaporkan dan disalurkan ke Bulog untuk ditampung. Ini adalah upaya bersama antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan,” pungkasnya. (Diana)

Penulis: DianaEditor: Bama
Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600