BeritaLingkungan HidupPeristiwa

Tinjau Langsung Titik Karhutla di Jabiren Raya, Pangdam XXII/Tambun Bungai Siapkan Penambahan Personel untuk Percepat Pemadaman

120
Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin bersama Pangdivif 3 Kostrad Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Senin (2/11/2026).

Pulang Pisau, Kalteng | secondnewsupdate.co.id – Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin bersama Pangdivif 3 Kostrad Mayjen TNI Wulang Nur Yudhanto turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Senin (2/11/2026).

Selain melihat kondisi wilayah terdampak kebakaran, kedua pejabat tinggi TNI tersebut juga meninjau Posko Penanganan Karhutla guna memastikan perkembangan situasi serta efektivitas langkah penanggulangan yang telah dilaksanakan di lapangan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Pulang Pisau H. Ahmad Rifa’i, Asisten Operasi Kasdam XXII/TB Kolonel Inf Danang Prasetyo Wibowo, Asisten Teritorial Kasdam XXII/TB Kolonel Inf Yusub Dody Sandra, Kazidam XXII/TB Kolonel Czi Daniel Panjaitan, Dandim 1016/Plk Kolonel Inf Kurniawan Agung Sancoyo, serta sejumlah pejabat TNI dan unsur BPBD Kabupaten Pulang Pisau.

Rombongan Pangdam XXII/Tambun Bungai tiba di Kantor Kecamatan Jabiren Raya sekitar pukul 11.27 WIB. 

Selanjutnya, pada pukul 11.35 WIB, rombongan bergerak menuju titik lokasi kebakaran menggunakan kendaraan dinas trail.

Sekitar pukul 11.55 WIB, rombongan tiba di lokasi dan langsung melaksanakan peninjauan lapangan untuk melihat kondisi terkini wilayah terdampak, sekaligus memperoleh gambaran mengenai proses pemadaman serta kendala yang dihadapi petugas dalam menangani kebakaran.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan komitmen TNI untuk terus mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah.

Sebagai langkah konkret memperkuat penanganan karhutla, Pangdam menyampaikan rencana penambahan personel TNI yang akan diterjunkan langsung ke lapangan. 

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kekuatan penanganan, mempercepat proses pemadaman, sekaligus mengantisipasi agar api tidak semakin meluas ke kawasan sekitarnya.

Peninjauan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, BPBD, serta seluruh unsur terkait dalam menghadapi ancaman karhutla.

Melalui keterlibatan seluruh unsur tersebut, penanganan kebakaran diharapkan dapat berjalan lebih optimal, terpadu, dan berkelanjutan. 

Selain mencegah meluasnya kebakaran, langkah ini juga ditujukan untuk melindungi keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Kalimantan Tengah. (Burhan)

Exit mobile version