BeritaInformatikaRagam Daerah

TMMD ke-127 Dibuka di Cipelah, Bupati Bandung Alokasikan Rp10 Miliar untuk Jalan Tembus Cianjur

36
Bupati Bandung Dadang Supriatna (kiri) berikan piagam penghargaan kepada Komandan Kodim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav. Samto Betah membuka kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 di Desa Cipelah Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung, Selasa 10 Februari 2026.

Kabupaten Bandung// secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten Bandung bersama TNI Angkatan Darat resmi memulai pelaksanaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun 2026 yang dipusatkan di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali. 

Program lintas sektor ini ditandai dengan pembangunan jalan strategis yang menghubungkan wilayah Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Cianjur.

Pembukaan TMMD dilakukan langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Komandan Kodim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav. Samto Betah, Selasa (10/2/2026).

Fokus utama TMMD kali ini adalah pembangunan jalan beton sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar 3 meter dan ketebalan 20 sentimeter.

Bupati Dadang Supriatna menegaskan, pembangunan infrastruktur dasar menjadi prioritas pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

Melalui TMMD ke-127, Pemkab Bandung mengucurkan anggaran sebesar Rp10 miliar dari APBD Tahun 2026.

“Pembangunan jalan ini bukan hanya membuka akses antarwilayah, tetapi juga mempercepat pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya petani di wilayah Rancabali yang memiliki potensi sumber daya alam besar,” ujar Bupati Dadang Supriatna, yang akrab disapa Kang DS.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI AD sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto serta program strategis Kepala Staf Angkatan Darat dalam memperkuat pembangunan wilayah berbasis kerakyatan.

Selain di Desa Cipelah, Pemkab Bandung juga menaruh perhatian serius pada sejumlah titik infrastruktur lain. 

Salah satunya akses jalan sepanjang sekitar 20 kilometer di Kampung Londok, Desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, yang ditargetkan menjadi prioritas pembangunan tahun ini.

“Secara keseluruhan, anggaran pembangunan jalan di Kabupaten Bandung tahun 2026 berkisar Rp200 hingga Rp300 miliar. Pada triwulan pertama kami alokasikan Rp127 miliar, kemudian akan ditambah sekitar Rp100 miliar pada tahap berikutnya,” jelas Kang DS.

Sementara itu, Dandim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Kav. Samto Betah menyampaikan bahwa TMMD ke-127 akan berlangsung selama 30 hari dan melibatkan sekitar 150 personel TNI bersama masyarakat setempat.

Menurutnya, TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengatasi berbagai persoalan dasar, mulai dari infrastruktur, transportasi, hingga peningkatan wawasan kebangsaan.

“TMMD adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain pembangunan fisik berupa jalan, kami juga melaksanakan kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan sosialisasi kebangsaan untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, kehadiran TNI dalam program TMMD bertujuan membantu percepatan pembangunan desa sekaligus memperkuat jati diri TNI sebagai tentara rakyat dan tentara nasional. (Apih)

Exit mobile version