Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaLingkungan HidupRagam Daerah

TPA Jatiwaringin Siap Jadi PSEL, Bupati Tangerang Sebut Progres Capai 95 Persen

1077
×

TPA Jatiwaringin Siap Jadi PSEL, Bupati Tangerang Sebut Progres Capai 95 Persen

Sebarkan artikel ini
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung kesiapan pematangan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Senin (5/1/2026).

Tangerang Banten//secondnewsupdate.co.id– Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung kesiapan pematangan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Senin (5/1/2026). 

Lokasi tersebut diproyeksikan menjadi pusat Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kabupaten Tangerang.

Example 300x600

Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang serta Direktur PDAM Tirta Kerta Raharja.

Rombongan melihat secara langsung proses pematangan dan pemadatan lahan sebagai tahapan awal pembangunan fasilitas pengolahan sampah berbasis energi.

Bupati Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa progres kesiapan lahan TPA Jatiwaringin telah mencapai sekitar 95 persen. Pekerjaan yang tersisa saat ini merupakan tahap akhir pemadatan lahan.

Lokasi tersebut oleh Bupati Tangerang Mochamad Maesyal Rasyid diproyeksikan menjadi pusat Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kabupaten Tangerang. Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tangerang serta

“Hari ini kami memastikan kesiapan TPA Jatiwaringin yang akan dijadikan lokasi pengolahan sampah menjadi tenaga listrik. Secara keseluruhan progresnya sudah mencapai kurang lebih 95 persen,” ujar Maesyal Rasyid.

Ia mengakui, proses penyelesaian pematangan lahan sempat mengalami kendala akibat faktor cuaca, mengingat intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. 

Meski demikian, upaya mitigasi telah dilakukan oleh DLH dengan menutup timbunan sampah menggunakan geomembran.

“Memang ada sedikit hambatan karena musim hujan, namun penanganan yang dilakukan sudah sangat baik. 

Penutupan gunungan sampah dengan geomembran merupakan langkah positif dalam pengelolaan TPA,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa setelah seluruh tahapan pematangan dan pemadatan lahan rampung, Pemerintah Kabupaten Tangerang akan segera melaporkan kesiapan tersebut kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) sebagai bagian dari tindak lanjut pembangunan PSEL.

Terkait ketersediaan bahan baku, Maesyal Rasyid memastikan volume sampah di Kabupaten Tangerang sangat mencukupi untuk mendukung operasional PSEL. 

Saat ini, produksi sampah harian di wilayah tersebut mencapai sekitar 2.700 ton per hari, jauh di atas kebutuhan minimal PSEL yang berkisar 1.000 ton per hari.

“Bahkan ke depan, kami membuka peluang kolaborasi dengan Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan untuk mendukung keberlanjutan PSEL,” tambahnya.

Ia berharap kehadiran PSEL di TPA Jatiwaringin dapat menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan sekaligus menghasilkan energi listrik yang ramah lingkungan.

“Harapan kami, pengolahan sampah menjadi energi listrik ini dapat berjalan tertib, optimal, serta memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya. (Diana)

banner
Example 120x600