Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaRagam Daerah

Tutup Tahun 2025, Bupati Garut Tekankan Evaluasi Penanganan Kemiskinan Ekstrem

103
×

Tutup Tahun 2025, Bupati Garut Tekankan Evaluasi Penanganan Kemiskinan Ekstrem

Sebarkan artikel ini
Bupati Kabupaten Garut Abdusy Syakur Amin, dalam gelar apel tutup akhir tahun 2025 menekankan evaluasi menyeluruh penanganan kemiskinan ekstrem, seraya mengapresiasi penurunan pengangguran dan menantang SKPD menghadirkan inovasi tepat sasaran menuju perbaikan kesejahteraan 2026.

Kabupaten Garut//secondnewsupdate.co.id Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap penanganan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Garut. Hal itu disampaikan saat memimpin apel gabungan terakhir tahun 2025 di Lapangan Setda Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (29/12/2025).

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas capaian penurunan angka pengangguran di Kabupaten Garut yang telah sesuai dengan target. 

Example 300x600

Namun, ia menegaskan bahwa penurunan angka kemiskinan ekstrem belum sepenuhnya optimal dan perlu menjadi perhatian serius.

“Kita bersyukur tingkat pengangguran di Garut turun sesuai harapan, namun angka kemiskinan ekstrem memang menurun, tetapi belum sesuai dengan target yang kita tetapkan,” ucapnya.

Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), tercatat masih ada sekitar 317 ribu warga Garut yang berada pada kategori Desil 1. Kondisi ini, menurut Bupati, merupakan tantangan besar yang harus ditangani secara lebih terarah, sistematis, dan terukur.

Ia menargetkan pada tahun 2026 terjadi pergeseran signifikan tingkat kesejahteraan masyarakat, terutama pengurangan jumlah penduduk di kategori Desil 1 hingga Desil 5 melalui program pemerintah yang tepat sasaran.

“Semua Desil 1 sampai 5 harus berkurang. Yang satu naik ke dua atau tiga, yang lima naik ke enam atau tujuh. Itu target kita bersama,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga memberikan apresiasi kepada sejumlah perangkat daerah yang berhasil meraih penghargaan, di antaranya Dinas Koperasi dan Dinas Kesehatan, yang dinilai mampu menghadirkan inovasi dan kinerja nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Meski demikian, ia menegaskan bahwa evaluasi kinerja pada tahun berikutnya akan dilakukan lebih ketat.

Ia menantang seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menghadirkan inovasi yang lebih fokus pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Tahun 2025 kita tutup dengan berbagai catatan. Ini bukan untuk membuat kita berkecil hati, tetapi menjadi baseline untuk evaluasi yang lebih ketat dan terarah ke depan,” ujar Bupati.

Di akhir apel, Bupati Garut secara resmi menutup Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Tingkat Kabupaten Garut dan berharap hasil penggalangan dana tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Asan)

banner
Example 120x600