InformatikaPendidikanRagam Daerah

UNIGA Wisuda 1.160 Lulusan, Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily Dorong Kontribusi untuk Ketahanan Daerah

42
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Ace Hasan Syadzily

Kabupaten Garut// secondnewsupdate.co.id – Universitas Garut (UNIGA) menggelar Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan ke-XLIII Gelombang I Tahun Akademik 2025–2026 di Kampus UNIGA, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (14/2/2026). 

Sebanyak 1.160 wisudawan resmi dikukuhkan dalam prosesi akademik tersebut.

Acara wisuda turut dihadiri Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI), Ace Hasan Syadzily, jajaran pejabat Lemhannas RI, perwakilan KOPERTAIS Wilayah II Jawa Barat, serta Bupati Garut Abdusy Syakur Amin bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut.

Lulusan UNIGA Diharapkan Berkontribusi untuk Pembangunan Daerah

1.260; Mahasiswa dan Mahasiswi Universitas Garut (UNIGA) menggelar Wisuda Sarjana dan Magister Angkatan ke-XLIII Gelombang I Tahun Akademik 2025–2026 di Kampus UNIGA, Jalan Raya Samarang, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (14/2/2026).

Dalam sambutannya, Ace Hasan Syadzily menegaskan bahwa ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan harus menjadi bekal utama para lulusan untuk berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Kita berharap ilmu yang telah diperoleh dapat dimanfaatkan untuk mendukung dunia pendidikan, pertumbuhan ekonomi, serta mengoptimalkan potensi daerah, mengingat Garut memiliki kekayaan alam melimpah di sektor pertanian, kelautan, hingga peternakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketahanan nasional sangat bergantung pada ketahanan daerah. Oleh karena itu, penguatan ideologi kebangsaan dan karakter menjadi faktor penting agar lulusan mampu bersaing di tingkat global.

Ace juga mengapresiasi konsistensi UNIGA dalam menyelenggarakan Program Pendidikan Bela Negara (PBN) sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa. 

Lemhannas RI, lanjutnya, membuka peluang kerja sama dengan UNIGA, termasuk program pendidikan kepemimpinan bagi dosen dan mahasiswa serta kajian strategis yang dapat menjadi masukan kebijakan nasional.

Bupati Garut Tekankan Pentingnya Bela Negara sebagai Soft Skill

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menilai Program Pendidikan Bela Negara yang diterapkan UNIGA merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan berintegritas.

“Bela negara merupakan soft skill penting yang mencakup keberanian, disiplin, ketangguhan, serta semangat pantang menyerah. Ini menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan global,” kata Abdusy Syakur Amin.

Ia juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kabupaten Garut untuk memperkuat kerja sama dengan Lemhannas RI, termasuk menghadirkan tenaga ahli guna memberikan perspektif strategis yang dapat diterapkan di daerah.

Bupati turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati, serta berharap mereka dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Garut.

Rektor UNIGA: Wisuda Bukan Akhir, tetapi Awal Pengabdian

Rektor UNIGA, Irfan Nabhani, menyampaikan bahwa total 1.160 lulusan yang diwisuda berasal dari berbagai jenjang dan fakultas, terdiri dari:

Program Pascasarjana: 54 orang

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA): 184 orang

Fakultas Teknik: 59 orang

Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan (FPIK): 186 orang

Fakultas Komunikasi dan Informasi (FKOMINFO): 133 orang

Fakultas Kewirausahaan (FKWU): 71 orang

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP): 74 orang

Fakultas Ekonomi: 320 orang

Fakultas Pertanian: 79 orang.

Rektor menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal tanggung jawab untuk mengamalkan ilmu dan menjaga nama baik almamater.

“Hari ini saudara berdiri sebagai lulusan Universitas Garut dengan tanggung jawab membawa ilmu, iman, dan amal, serta menjaga kehormatan almamater di tengah masyarakat,” ujar Irfan.

Prosesi wisuda ini menjadi momentum penting bagi UNIGA dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang diharapkan mampu berperan aktif dalam pembangunan daerah maupun nasional, sejalan dengan penguatan ketahanan bangsa dari tingkat lokal. (Asan)

Exit mobile version