Kabupaten Tangerang//secondnewsupdate.co.id— Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, meninjau langsung pelaksanaan program Gerebek Posyandu di Posyandu Gelatik 2, Desa Daon, Kecamatan Rajeg.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memperkuat layanan kesehatan dasar, khususnya bagi ibu hamil dan balita.
Dalam kunjungannya, Wabup Intan menegaskan bahwa Gerebek Posyandu bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan langkah strategis pemerintah daerah untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus menekan angka stunting sejak dini.
Menurutnya, pemantauan secara langsung dilakukan untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal dan benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan, terutama ibu hamil serta anak usia bawah lima tahun.

“Melalui Gerebek Posyandu, kita ingin memastikan ibu hamil dan balita mendapatkan pemantauan kesehatan secara rutin.
Ini merupakan upaya konkret pemerintah daerah dalam mencegah stunting sejak awal,” ujar Intan.
Ia juga menyampaikan bahwa monitoring tersebut dilakukan bersama unsur kecamatan, pemerintah desa, serta tenaga kesehatan dari puskesmas setempat.
Hal ini bertujuan memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran, baik dari sisi pelayanan maupun penerima manfaat.
“Kehadiran pemerintah di lapangan penting untuk memastikan layanan kesehatan ibu dan anak benar-benar terjangkau masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Wabup Intan berharap keterlibatan langsung pemerintah dapat meningkatkan kesadaran orang tua untuk rutin membawa anak ke Posyandu.
Ia menilai Posyandu memiliki peran strategis dalam memantau tumbuh kembang anak serta menjaga kesehatan ibu selama masa kehamilan.
Selain pemeriksaan kesehatan, para peserta juga menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) serta susu bagi ibu hamil dan balita sebagai bagian dari upaya pemenuhan gizi.
Kegiatan Gerebek Posyandu di Posyandu Gelatik 2 Desa Daon mendapat sambutan positif dari masyarakat.
Sejak pagi, warga tampak antusias memanfaatkan berbagai layanan, mulai dari penimbangan balita, pemeriksaan kehamilan, hingga konsultasi gizi dan tumbuh kembang anak.
Tercatat, sebanyak 49 bayi di bawah dua tahun (Baduta), 97 balita, serta 2 ibu hamil mengikuti layanan kesehatan tersebut.

Salah seorang warga, Yuni, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.
Ia menilai pelayanan yang diberikan memudahkan masyarakat untuk memantau kesehatan anak secara rutin.
“Pelayanannya lengkap dan petugasnya ramah. Kami jadi lebih semangat datang ke Posyandu karena bisa langsung cek kesehatan anak sekaligus dapat edukasi,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan layanan Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak, demi mewujudkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas.
(Diana).















