Kota Bandung, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Byon Madness 5 yang untuk pertama kalinya hadir di Kota Bandung.
Ajang olahraga bela diri profesional ini dinilai menjadi wadah strategis bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, mengasah kemampuan, sekaligus meraih prestasi melalui kompetisi yang terarah.
Dukungan tersebut disampaikan Erwan saat menghadiri pertandingan Byon Madness 5 di Bandung Arena, Kota Bandung, Sabtu (3/10/2026).
Ia mengapresiasi langkah manajemen BYON Combat yang dinilai mampu menghadirkan ruang kompetisi profesional sekaligus mengarahkan potensi anak muda ke aktivitas yang positif dan produktif.
Menurut Erwan, olahraga bela diri bukan sekadar ajang adu kekuatan dan ketangkasan, melainkan juga sarana membentuk karakter, kedisiplinan, sportivitas, serta mental juara di kalangan generasi muda.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran manajemen Byon Madness yang telah menghimpun generasi muda untuk bisa menyalurkan bakat mereka di ring yang sesungguhnya, bukan di jalanan. Terima kasih dan sukses terus,” ujar Erwan.
Ia menegaskan, penyelenggaraan kompetisi bela diri profesional seperti Byon Madness merupakan langkah positif dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat.
Dengan adanya wadah yang tepat, generasi muda diharapkan mampu mengembangkan potensi sekaligus menghindari aktivitas negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan.
Erwan juga menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara yang telah mempercayakan Kota Bandung sebagai lokasi penyelenggaraan perdana Byon Madness di Jawa Barat.
Menurutnya, kehadiran ajang tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat eksistensi olahraga bela diri di Tanah Pasundan.
“Alhamdulillah, hari ini saya bisa menghadiri Byon Madness 5 di Bandung Arena, Kota Bandung. Terima kasih kepada Byon Madness yang telah menyelenggarakan kegiatan ini di Kota Bandung. Semoga ini semakin membanggakan olahraga martial arts di Jabar,” tuturnya.
Ia berharap, kompetisi tersebut tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur masyarakat, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet potensial dari Jawa Barat yang dapat bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Terlebih, Jawa Barat dikenal memiliki basis atlet, komunitas, serta potensi pembinaan olahraga yang besar.
Karena itu, penyelenggaraan kejuaraan profesional diharapkan dapat membuka jalan bagi para atlet muda untuk memperoleh pengalaman bertanding, meningkatkan kualitas teknik, serta membangun karier secara berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Utama BYON Combat, Yoshua Marcellos Muliardo atau yang akrab disapa Cellos, menjelaskan bahwa BYON merupakan platform media olahraga bela diri terpadu yang memiliki komitmen untuk mendorong pertumbuhan combat sport, khususnya tinju dan kickstriking.
Sejak berdiri pada 2023, BYON terus menunjukkan perkembangan dan memperoleh pengakuan sebagai salah satu penyelenggara ajang combat sport dengan jumlah penonton terbesar di Asia.
Cellos mengatakan, BYON memiliki visi besar untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat perkembangan olahraga bela diri di kawasan Asia, sekaligus menciptakan industri olahraga profesional yang mampu bersaing di panggung internasional.
“Adapun salah satu visi utama yang kami miliki adalah menjadikan Indonesia sebagai Heart and Hub of Combat Sports di Asia,” ungkap Cellos.
Penyelenggaraan Byon Madness 5 di Bandung menjadi salah satu langkah untuk memperluas jangkauan kompetisi sekaligus mendekatkan olahraga bela diri profesional kepada masyarakat di berbagai daerah.
Ajang ini menghadirkan sejumlah pertandingan bergengsi, termasuk duel internasional yang menjadi bagian dari perebutan tiket menuju BYON Combat Showbiz 9: World Kickstriking Grand Prix.
Salah satu laga yang menjadi sorotan adalah pertarungan atlet kebanggaan Jawa Barat sekaligus juara nasional Muaythai, Mohamad Redho atau Redho Rocky, menghadapi petarung Yearmie Lee yang dikenal dengan julukan Sun Go Kong.
Pertemuan kedua petarung tersebut menjadi salah satu daya tarik utama dalam gelaran ini. Yearmie Lee diketahui memiliki pengalaman bertanding di berbagai kompetisi nasional dan internasional serta menempati peringkat ketiga divisi flyweight 51 kilogram BYON Kickstriking.
Kehadiran atlet asal Jawa Barat dalam pertandingan utama tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan petarung daerah di hadapan publik yang lebih luas.
Lebih dari sekadar kompetisi, Byon Madness 5 juga membuka peluang bagi Kota Bandung untuk semakin dikenal sebagai salah satu daerah yang potensial dalam pengembangan industri olahraga dan hiburan berskala internasional.
Sinergi antara pemerintah daerah, penyelenggara, komunitas, serta pelaku industri olahraga diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet, memperluas kesempatan berkompetisi, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan kegiatan olahraga profesional.
Momentum ini diharapkan menjadi titik awal bagi semakin banyaknya kompetisi bela diri berkualitas yang digelar di Jawa Barat, sekaligus mempertegas komitmen dalam mencetak generasi muda yang berprestasi, bermental tangguh, dan mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia. (Burhan)
