Kota Tasikmalaya// secondnewsupdate.co.id – Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 tingkat Kecamatan Mangkubumi.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebutuhan masyarakat di tingkat kewilayahan.
Musrenbang tersebut digelar di Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Jalan Karikil, Kelurahan Karikil, Kecamatan Mangkubumi, dan dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, serta para pemangku kepentingan pembangunan. Kamis (29/1/2026).
Dalam sambutannya, Walikota Viman memaparkan tujuh program prioritas pembangunan Kota Tasikmalaya untuk lima tahun ke depan, yakni Tasik Pintar, Tasik Religius, Tasik Resik, Tasik Gemas, Tasik Melayani, Tasik Nyaman, dan Tasik Pelak. Ketujuh program tersebut menjadi fondasi utama arah kebijakan pembangunan daerah.
“Program ini harus diketahui semua pihak dan disampaikan kepada masyarakat, khususnya warga Mangkubumi, agar pembangunan berjalan searah dan terukur,” tegas Viman di hadapan peserta Musrenbang.
Namun suasana forum mendadak berubah ketika Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Mangkubumi, Saepul, diminta menanggapi pertanyaan terkait program prioritas tersebut.
Sekmat terlihat belum memahami secara utuh program unggulan Walikota, yang sontak membuat peserta Musrenbang terkejut.
Menanggapi hal itu, Walikota Viman menyayangkan kurangnya pemahaman aparat wilayah terhadap kebijakan strategis daerah, terlebih Kecamatan Mangkubumi dikenal sebagai salah satu lumbung padi yang berperan penting dalam menopang persediaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Padahal Mangkubumi memiliki peran strategis. Tapi saat ditanya soal program prioritas yang saya sampaikan, Sekmat justru tidak mengetahuinya,” ujar Viman.
Peristiwa tersebut memicu reaksi beragam dari peserta Musrenbang.
Sejumlah pihak mempertanyakan kesiapan dan kapasitas aparatur kewilayahan dalam menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program nyata di lapangan.
Musrenbang RKPD 2027 ini diharapkan tidak hanya menjadi forum seremonial, melainkan wadah evaluasi dan penguatan komitmen seluruh unsur pemerintahan dalam mendukung pembangunan Kota Tasikmalaya yang terarah, inklusif, dan berkelanjutan. (Krist)















