Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
PendidikanRagam Daerah

Wamendikdasmen RI Kunjungi Pesantren Al Furqon Garut, Dorong Integrasi Pendidikan Karakter dan Ilmu Pengetahuan

232
×

Wamendikdasmen RI Kunjungi Pesantren Al Furqon Garut, Dorong Integrasi Pendidikan Karakter dan Ilmu Pengetahuan

Sebarkan artikel ini
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.Pd, melakukan kunjungan kerja ke Pesantren Al Furqon Muhammadiyah di Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut.

SNU//Garut — Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Republik Indonesia, Dr. Fajar Riza Ul Haq, M.Pd, melakukan kunjungan kerja ke Pesantren Al Furqon Muhammadiyah di Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut.

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda nasional untuk penguatan mutu pendidikan dasar dan menengah berbasis keagamaan, serta mempererat sinergi antara pemerintah pusat dengan lembaga pendidikan Islam di daerah.

Example 300x600

​Kedatangan Fajar disambut hangat oleh pimpinan Pesantren Al Furqon Muhammadiyah, jajaran pengurus Muhammadiyah setempat, santri, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Garut dan tokoh masyarakat. pada Sabtu (13/12/2025).

​Apresiasi Peran Strategis Pesantren Muhammadiyah

​Dalam sambutannya, Wamendikdasmen Dr. Fajar Riza Ul Haq memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi pesantren dalam mencetak generasi muda yang unggul secara akademik, kuat dalam karakter, akhlak, dan nilai-nilai kebangsaan.

​“Pesantren memiliki peran strategis dalam sistem pendidikan nasional. Di sinilah nilai-nilai keislaman, kebangsaan, kedisiplinan, dan kemandirian dibentuk sejak dini. Pemerintah sangat menghargai kontribusi pesantren Muhammadiyah yang terus konsisten mengintegrasikan pendidikan agama dengan ilmu pengetahuan umum,” ujar Fajar.

​Ia menegaskan komitmen Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk terus mendorong kolaborasi dengan lembaga keagamaan, menghilangkan dikotomi antara pendidikan umum dan agama.

​Peningkatan Kualitas Pembelajaran dan Literasi Digital

​Wamendikdasmen menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pembelajaran di tingkat dasar dan menengah, termasuk di lingkungan pesantren. 

Ia menekankan bahwa transformasi pendidikan harus menyentuh semua satuan pendidikan.

​Beberapa poin penting yang didorong dalam kunjungannya meliputi:

​Penguatan literasi dan numerasi santri, ​Peningkatan kompetensi guru dan tenaga pendidik, ​Pemanfaatan teknologi digital secara bijak dalam proses pembelajaran, ​Penanaman nilai karakter, toleransi, dan moderasi beragama.

​“Santri hari ini adalah pemimpin masa depan. Mereka harus dibekali kemampuan berpikir kritis, literasi digital, serta akhlak yang kuat agar mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri,” tambahnya.

​Pimpinan Pesantren Al Furqon Muhammadiyah menjelaskan bahwa pesantrennya telah menerapkan sistem pendidikan terpadu, yang mengombinasikan kurikulum pesantren, kurikulum Muhammadiyah, dan kurikulum nasional. Santri tidak hanya mempelajari kitab-kitab keislaman, tetapi juga mata pelajaran umum seperti sains dan teknologi.

​”Kami berupaya mencetak santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. Kunjungan Wamendikdasmen ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas,” ujar pimpinan pesantren yang juga menyampaikan aspirasi peningkatan fasilitas, laboratorium, dan asrama.

​Setelah dialog bersama santri dan pendidik, Wamendikdasmen meninjau langsung sejumlah fasilitas pesantren. Ia mengapresiasi kebersihan dan semangat gotong royong yang terlihat di lingkungan pesantren tersebut.

​Perwakilan Pemerintah Kabupaten Garut mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini, yang dinilai menjadi dorongan besar bagi daerah dalam memajukan pendidikan berbasis keagamaan.

​Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat dalam mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. ​(Agung)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600