Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Lingkungan HidupPeristiwa

382 Tempat Usaha Hangus, Pemkab Garut Bersihkan Puing Kebakaran Pasar Andir dan Siapkan Pasar Darurat

107
×

382 Tempat Usaha Hangus, Pemkab Garut Bersihkan Puing Kebakaran Pasar Andir dan Siapkan Pasar Darurat

Sebarkan artikel ini
Kepala Disperindag ESDM Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, memberikan keterangan terkait penanganan pascakebakaran Pasar Andir, termasuk pembersihan puing dan persiapan pembangunan pasar darurat.

Garut, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bergerak mempercepat penanganan pascakebakaran Pasar Andir, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.

Pembersihan material sisa kebakaran mulai dilakukan sebagai langkah awal untuk memulihkan kondisi pasar sekaligus mendorong pedagang kembali menjalankan aktivitas ekonominya. pada Sabtu (10/10/2026).

Example 300x600

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut, Ridwan Effendi, mengatakan pembersihan puing menjadi prioritas dalam tahapan tanggap darurat. 

Area terdampak harus diamankan sebelum pemerintah melanjutkan proses pemulihan berikutnya.

“Pembersihan area terdampak kebakaran merupakan salah satu agenda dalam tahapan tanggap darurat. Kegiatan ini dilaksanakan bersama sejumlah pihak agar material sisa kebakaran segera dibersihkan dan diamankan,” ujar Ridwan.

Berdasarkan data awal, kebakaran tersebut berdampak pada 382 tempat usaha, yang terdiri atas kios, los, dan lapak pedagang kaki lima (PKL). 

Mayoritas tempat usaha dilaporkan hangus terbakar, termasuk barang dagangan yang menjadi sumber penghidupan para pedagang.

Besarnya dampak kebakaran membuat percepatan penanganan menjadi penting, terutama agar para pedagang memiliki peluang untuk kembali berusaha setelah area terdampak dinyatakan aman dan proses pembersihan selesai.

Ridwan berharap, pembersihan material sisa kebakaran dapat segera dituntaskan sehingga aktivitas perdagangan bisa kembali berjalan secara bertahap.

“Harapannya, kondisi para pedagang bisa segera pulih. Untuk tahap awal, mereka dapat kembali beraktivitas setelah material sisa kebakaran diamankan dan area terdampak dibersihkan,” katanya.

Di tengah proses penanganan tersebut, Pemkab Garut melalui Disperindag ESDM juga masih melakukan inventarisasi untuk menghitung total kerugian materiil akibat kebakaran. 

Pendataan mencakup kerusakan infrastruktur pasar serta kehilangan barang dagangan milik para pedagang.

Pasar Darurat Disiapkan di Lokasi Semula

Sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat, Pemkab Garut menyiapkan rencana pembangunan pasar darurat di kawasan Pasar Andir.

Lokasi tersebut dipilih berdasarkan hasil musyawarah bersama para pedagang yang menginginkan agar mereka dapat kembali berjualan di tempat semula.

“Setelah penanganan tanggap darurat berupa pembersihan selesai, kami akan menyiapkan pasar darurat. Rencananya tetap di lokasi ini, sesuai hasil musyawarah dengan para pedagang,” ungkap Ridwan.

Pembangunan pasar darurat diharapkan menjadi solusi sementara bagi pedagang yang kehilangan tempat usaha akibat kebakaran. 

Dengan demikian, roda perekonomian masyarakat dapat kembali bergerak sembari menunggu rencana pembangunan pasar permanen.

Setelah tahap tanggap darurat rampung, Pemkab Garut akan memasuki masa transisi menuju pemulihan. 

Tahapan tersebut mencakup perencanaan perbaikan hingga pembangunan kembali Pasar Andir secara permanen.

Langkah pembersihan, pendataan kerugian, serta persiapan pasar darurat menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam menangani dampak kebakaran. 

Namun, percepatan realisasi pasar darurat dan kepastian pembangunan permanen akan menjadi faktor penting bagi para pedagang untuk kembali menata usaha dan memulihkan penghasilan mereka.(Asan)

Penulis: Asep Santika Editor: Bama
Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600