BeritaPendidikan

460 Siswa Baru SMPN 2 Katapang Antusias Ikuti MPLS, Bekal Adaptasi Menuju Tahun Ajaran Baru

9
Foto kiri : H Dede Supardi S.Pd Kepala SMPN 2 Katapang, Foto Kanan : Kepala SMPN 2 Katapang H.Dede Supardi S.Pd(keempat dari kanan) didampingi aparat kepolisian dan guru-guru mentor MPLS di kampus SMPN setempat, Selasa (13/7/2026).

Kab Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Sebanyak 460 siswa baru SMP Negeri 2 Katapang mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada hari kedua pelaksanaan, Selasa (14/7/2026). 

Kegiatan ini menjadi langkah awal bagi para peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun karakter sebelum memulai proses belajar mengajar.

Pelaksanaan MPLS di SMPN 2 Katapang merupakan bagian dari kegiatan serentak yang digelar seluruh SMP di Kabupaten Bandung. 

Sebelumnya, pembukaan MPLS tingkat kabupaten secara resmi dilakukan oleh Bupati Bandung di SMPN 3 Soreang pada Senin (13/7/2026).

Berlokasi di Kompleks Gading Junti Asri, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Katapang, kegiatan MPLS di SMPN 2 Katapang diisi dengan berbagai materi yang disampaikan oleh guru, pengurus OSIS, serta unsur kepolisian.

Materi yang diberikan mencakup pengenalan lingkungan sekolah, tata tertib, pembentukan karakter, hingga edukasi mengenai kedisiplinan dan keamanan.

Kepala SMPN 2 Katapang, H. Dede Supardi, mengatakan seluruh peserta didik baru mengikuti rangkaian MPLS dengan penuh semangat.

“Alhamdulillah, pada hari kedua MPLS seluruh siswa mengikuti kegiatan dengan baik. Jumlah peserta yang mengikuti MPLS kurang lebih 460 siswa,” ujarnya.

Menurut Dede, MPLS memiliki peran penting dalam membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang berbeda dari jenjang pendidikan sebelumnya. 

Selain mengenalkan budaya sekolah, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan motivasi belajar serta membangun hubungan positif antarwarga sekolah.

Ia menjelaskan, manfaat MPLS meliputi proses adaptasi terhadap lingkungan sekolah, pengenalan tata tertib, fasilitas, hingga sistem pembelajaran yang akan dijalani siswa.

Selain itu, MPLS juga menjadi sarana pembentukan karakter melalui penanaman nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, kemandirian, dan sikap saling menghargai.

“Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi siswa untuk membangun relasi dengan teman baru, guru, dan seluruh warga sekolah sehingga mereka merasa nyaman saat menjalani proses belajar,” jelasnya.

Tak hanya itu, menurutnya, MPLS juga berfungsi memberikan dukungan psikologis kepada peserta didik baru agar mampu beradaptasi tanpa rasa cemas maupun tertekan.

“Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, ramah, dan menyenangkan sehingga siswa merasa percaya diri sejak hari pertama menjadi bagian dari keluarga besar SMPN 2 Katapang,” tambahnya.

Antusiasme juga disampaikan para siswa baru. Mohamad, salah seorang peserta MPLS asal Desa Katapang, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena menjadi kesempatan untuk mengenal teman-teman baru.

“Saya senang mengikuti MPLS. Kegiatan ini membuat kami lebih akrab dengan teman-teman dan mempererat rasa kekeluargaan di lingkungan sekolah,” katanya.

Hal senada diungkapkan Riska. Ia menilai MPLS menjadi pengalaman berharga untuk membangun solidaritas sekaligus mengenal lingkungan sekolah yang baru.

“Lingkungan sekolahnya asri, kakak kelas dan guru-gurunya juga ramah. Saya jadi semakin semangat dan betah belajar di SMPN 2 Katapang,” tuturnya. (Apih)

Penulis: Apih Igun Ruhiyat Editor: Bama
Exit mobile version