Jawa Barat, Bandung l secondnewsupdate.co.id — Sebanyak 564 prajurit siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri dan Keahlian TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 resmi dilantik menjadi Bintara TNI Angkatan Darat berpangkat Sersan Dua (Serda).
Pelantikan sekaligus penutupan pendidikan tersebut dipimpin Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, di Lapangan Patriot Dodik Secaba Rindam III/Siliwangi, Kabupaten Bandung, Selasa (11/8/2026).
Upacara yang berlangsung sekitar pukul 09.00 hingga 10.50 WIB itu dihadiri kurang lebih 1.500 peserta.
Mereka terdiri dari unsur TNI-Polri, Persit Kartika Chandra Kirana, para guru militer dan pelatih, serta keluarga dan orang tua para prajurit yang dilantik.
Momen tersebut menjadi titik penting bagi ratusan prajurit muda yang telah menyelesaikan tahapan pendidikan dan kini memasuki babak baru sebagai bagian dari kekuatan TNI AD.
Dalam amanatnya, Pangdam III/Siliwangi menegaskan bahwa pelantikan bukanlah garis akhir dari proses pendidikan.
Sebaliknya, momentum tersebut menjadi awal dari perjalanan panjang pengabdian para Bintara kepada bangsa dan negara.
Menurutnya, sebagai Bintara, para prajurit memiliki posisi penting karena akan menjadi unsur pemimpin terdepan di satuan masing-masing.
Karena itu, Kosasih meminta seluruh prajurit terus mengasah kemampuan, meningkatkan profesionalisme, memegang teguh disiplin serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Jadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai pedoman dalam setiap pengabdian. Pegang teguh disiplin, junjung tinggi kehormatan dan loyalitas, serta pelihara kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegas Kosasih.
Tantangan Prajurit Semakin Kompleks
Pangdam III/Siliwangi juga mengingatkan para Bintara baru agar tidak hanya mengandalkan kemampuan fisik dan keterampilan militer.
Perubahan lingkungan strategis saat ini membuat tantangan tugas prajurit semakin kompleks. Perkembangan teknologi, ancaman siber, perang informasi hingga dinamika sosial menuntut prajurit memiliki kemampuan berpikir dan beradaptasi secara cepat.
Untuk itu, setiap prajurit dituntut memiliki profesionalisme, daya pikir yang baik, kesiapsiagaan serta kemampuan menghadapi perubahan situasi di lapangan.
“Jadikan pangkat yang kalian sandang sebagai amanah untuk mengabdi. Kehormatan prajurit lahir dari integritas, disiplin, loyalitas dan pengabdian, bukan sekadar tanda pangkat,” pesan Kosasih.
Ia juga meminta para Bintara yang baru dilantik untuk menjaga nama baik institusi TNI AD serta mampu menjadi teladan di lingkungan satuan maupun di tengah masyarakat.
Apresiasi untuk Pelatih dan Orang Tua
Pada kesempatan tersebut, Pangdam memberikan apresiasi kepada Danrindam III/Siliwangi beserta seluruh Gumil, pelatih, pembina dan unsur pendukung pendidikan yang telah mencurahkan tenaga serta dedikasinya selama proses pembentukan para prajurit.
Pangdam juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua yang selama ini memberikan doa, dukungan dan keikhlasan kepada putra-putra mereka untuk menjalani pendidikan dan memilih jalan pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Jaga nama baik TNI AD dan jadilah teladan di mana pun kalian bertugas,” pungkasnya.
Dengan dilantiknya 564 Bintara tersebut, Kodam III/Siliwangi kembali menambah kekuatan sumber daya manusia TNI AD yang diharapkan mampu menjalankan tugas secara profesional, tangguh, berintegritas dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Para Bintara baru tersebut selanjutnya akan mengemban tugas di satuan masing-masing dengan membawa tanggung jawab besar sebagai prajurit sekaligus pemimpin di tingkat terdepan. (Burhan)
