BeritaInformatikaRagam DaerahSosial

70 Ribu Warga Garut Dicoret dari PBI BPJS, Bupati Perintahkan Respon Cepat Pemkab

53
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan arahan dalam Apel Gabungan ASN di Lapangan Setda Garut, Senin (9/2/2026).

Kabupaten Garut//secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten Garut bergerak cepat menyikapi pencoretan sekitar 70 ribu warga dari kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang dilakukan pemerintah pusat. 

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menegaskan bahwa layanan kesehatan bagi masyarakat tidak boleh terganggu.

Penegasan itu disampaikan Bupati saat memimpin Apel Gabungan ASN di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (9/2/2026). 

Ia menginstruksikan seluruh jajaran Pemkab Garut untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal, mengingat sektor kesehatan merupakan pelayanan dasar yang wajib dipenuhi negara.

ASN Kabupaten Garut mengikuti Apel Gabungan di Lapangan Setda, Senin (9/2/2026), mendengarkan arahan Bupati Garut tentang pelayanan publik dan respon cepat PBI BPJS.

“Pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti. Ini menyangkut hak dasar masyarakat,” tegas Abdusy Syakur Amin di hadapan peserta apel.

Menurut Bupati, pencoretan puluhan ribu warga dari kepesertaan PBI menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Untuk itu, Pemkab Garut telah menjalin koordinasi intensif dengan Kementerian Sosial guna memperoleh data rinci warga yang terdampak kebijakan tersebut.

Meski terjadi pengurangan jumlah penerima, Pemkab Garut, kata dia, tidak tinggal diam. Pemerintah daerah terus mengajukan kembali data calon penerima PBI yang dinilai memenuhi syarat agar masyarakat tetap mendapatkan jaminan layanan kesehatan melalui BPJS.

“Data terus kita perbarui dan ajukan kembali. Prinsipnya, masyarakat yang memang berhak harus tetap terlindungi,” ujarnya.

Selain menyoroti isu PBI BPJS Kesehatan, Bupati juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tetap menjaga kualitas kinerja, terutama menjelang bulan suci Ramadan. 

Ia menekankan bahwa puasa tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan pelayanan kepada masyarakat.

Abdusy Syakur Amin menilai, melayani masyarakat merupakan bagian dari ibadah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. 

Ia pun meminta seluruh jajaran Pemkab Garut tetap fokus dan solid dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah ke depan.

“Ramadan justru menjadi momentum untuk meningkatkan etos kerja dan keikhlasan dalam melayani,” pungkasnya. (Asan)

Exit mobile version