Kota Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan komitmennya memperkuat pemerataan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi strategis dengan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat.
Hal itu disampaikan Dedi usai menghadiri acara pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat di Kantor Perwakilan BI Jabar, Kota Bandung, Senin (11/5/2026).
Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa KDM ini menilai Bank Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong transformasi pembangunan daerah yang lebih adil dan berorientasi masa depan.
Menurutnya, terdapat dua fokus utama yang saat ini menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama BI Jabar.
Pertama, mendorong distribusi keuangan yang lebih merata di seluruh wilayah Jawa Barat. KDM menilai kesenjangan ekonomi antarwilayah masih menjadi tantangan serius, sehingga akses terhadap layanan keuangan, permodalan, hingga pertumbuhan usaha harus bisa dirasakan secara setara oleh masyarakat di kota maupun daerah pelosok.
“Pemerataan distribusi keuangan adalah fondasi penting agar pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat tidak hanya terpusat di wilayah tertentu, tetapi mampu menghadirkan kesejahteraan yang inklusif,” ujar Dedi.
Ia menegaskan, akses keuangan yang sehat dan merata akan membuka peluang lebih luas bagi UMKM, petani, pelaku ekonomi kreatif, hingga sektor industri lokal untuk berkembang.
Fokus kedua, lanjut Dedi, adalah membangun ekosistem ekonomi berbasis ekologi atau ekonomi hijau.
Menurutnya, arah pembangunan Jawa Barat ke depan tidak lagi hanya mengejar pertumbuhan ekonomi semata, melainkan juga harus memperhatikan kelestarian lingkungan.
Dedi menilai konsep pembangunan berbasis ekologi menjadi jawaban atas berbagai tantangan global, termasuk perubahan iklim, degradasi lingkungan, hingga ancaman krisis sumber daya alam.
“Pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga keseimbangan lingkungan. Ini penting agar pembangunan yang dilakukan hari ini tidak mengorbankan generasi mendatang,” katanya.
Ia optimistis pendekatan ekonomi hijau mampu menjadikan Jawa Barat sebagai provinsi yang adaptif terhadap perubahan zaman sekaligus memiliki ketahanan sosial dan lingkungan yang kuat.
Di sisi lain, pengukuhan Junanto Herdiawan sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat dinilai menjadi momentum penting memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, otoritas moneter, serta para pemangku kepentingan lainnya.
Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas ekonomi daerah, mengendalikan inflasi, memperkuat daya beli masyarakat, serta mempercepat pembangunan berkelanjutan di Jawa Barat.
Dengan sinergi yang semakin solid, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap agenda pemerataan ekonomi dan transformasi menuju pembangunan hijau dapat berjalan lebih cepat dan berdampak nyata bagi masyarakat. (Burhan)
















