Jakarta/secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten Garut terus mengakselerasi realisasi Program Strategis Nasional (PSN), khususnya di sektor sosial dan pendidikan.
Langkah konkret dilakukan melalui konsultasi intensif yang dipimpin Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda Siti Hana, bersama jajaran Kementerian Sosial RI di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026).
Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari kesiapan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat, pembangunan gedung Social Center, hingga penguatan infrastruktur sosial bagi masyarakat Garut.
Audiensi diterima langsung oleh Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf bersama Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono.
Marlinda mengungkapkan, hasil konsultasi membawa kabar positif bagi Kabupaten Garut. Salah satunya terkait pengajuan pembangunan gedung Social Center melalui Kementerian Pekerjaan Umum yang dinilai menunjukkan progres menggembirakan.
“Sekjen Kemensos menyampaikan bahwa pengajuan pembangunan gedung Social Center melalui Kementerian PU sudah menunjukkan progres yang cukup optimistis,” ujar Marlinda.
Selain itu, pembangunan Sekolah Rakyat juga menjadi fokus utama pembahasan.
Kemensos menekankan bahwa legalitas lahan harus memenuhi prinsip clear and clean, sehingga Pemerintah Kabupaten Garut diminta menyelesaikan seluruh aspek administrasi dan hukum tanah paling lambat Oktober 2026.
Selama proses pembangunan fisik berlangsung, sebanyak 60 calon siswa Sekolah Rakyat asal Garut akan sementara mengikuti pendidikan di wilayah Sumedang.
Seluruh kebutuhan pendidikan dan operasional selama masa transisi dipastikan ditanggung penuh oleh Kementerian Sosial RI.
Tak hanya pendidikan, perhatian juga diberikan pada kondisi hunian keluarga siswa. Dalam pertemuan itu disepakati skema baru perbaikan rumah orang tua siswa melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Dari total 70 rumah yang diusulkan, sebanyak 50 unit rumah telah diajukan untuk mendapat bantuan perbaikan. Program tersebut diproyeksikan masuk dalam anggaran tahun 2027 dengan syarat data By Name By Address (BNBA) yang valid dan terverifikasi.
Kabar baik lainnya, Kemensos RI juga menyetujui surat permohonan program Lumbung Sosial untuk Kabupaten Garut.
Selain itu, Pemkab Garut didorong mengusulkan bantuan tambahan seperti kendaraan RTU, tangki air, serta dapur umum lapangan (dumlap) untuk masuk daftar prioritas bantuan sosial nasional.
Sebagai tindak lanjut, dalam waktu dekat tim dari Kementerian Sosial RI dijadwalkan melakukan peninjauan langsung ke lokasi rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Garut.
Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Garut, Kementerian Sosial, dan kementerian terkait diharapkan mampu mempercepat pemerataan akses pendidikan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat kurang mampu di Garut. (Asan/Agung)
















