Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
InformatikaPendidikanRagam DaerahTeknologi

SAGARUT Hadir sebagai Super Apps Garut, Bupati Syakur Pastikan Layanan Publik Kini Lebih Cepat dan Mudah

115
×

SAGARUT Hadir sebagai Super Apps Garut, Bupati Syakur Pastikan Layanan Publik Kini Lebih Cepat dan Mudah

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran aplikasi SAGARUT bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan solusi nyata untuk memangkas birokrasi dan memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan pemerintah.

Pemkab Garut targetkan 1,5 juta pengguna hingga 2030, integrasikan puluhan layanan publik dalam satu aplikasi digital.

Garut/secondnewsupdate.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus mempercepat transformasi digital guna menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan terintegrasi. 

Example 300x600

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui pengembangan aplikasi layanan publik SAGARUT yang kini diproyeksikan menjadi super apps andalan masyarakat Kabupaten Garut.

Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Pengelolaan Aplikasi Layanan Publik SAGARUT yang berlangsung di Kampus 4 Universitas Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (9/6/2026).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa kehadiran aplikasi SAGARUT bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan solusi nyata untuk memangkas birokrasi dan memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan pemerintah.

Menurutnya, digitalisasi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan publik tanpa membebani aparatur pemerintah dengan pekerjaan tambahan.

“Intinya, aplikasi ini harus membantu pelayanan hubungan masyarakat dan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), bukan menambah pekerjaan baru. Karena itu fokus utama kita adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Syakur.

Ia juga menyoroti pentingnya sistem pengaduan masyarakat yang responsif dan terintegrasi. Untuk itu, SAGARUT nantinya akan terkoneksi dengan sistem pengaduan nasional SP4N Lapor yang selama ini telah berjalan.

Agar pelayanan berjalan optimal, Bupati menginstruksikan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut untuk menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten melalui pelatihan operator di setiap perangkat daerah.

“Saya minta Diskominfo menyiapkan pelatihan bagi operator di seluruh SKPD agar dapat merespons setiap laporan masyarakat dengan cepat dan tepat,” tegasnya.

Selain itu, Syakur menekankan bahwa setiap pengembangan fitur dalam aplikasi harus berbasis data dan memiliki indikator kinerja yang jelas. 

Dengan demikian, seluruh proses dapat dievaluasi secara berkala untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Agus Kurniawan, menjelaskan bahwa SAGARUT dirancang sebagai super apps yang mengintegrasikan berbagai layanan publik dan informasi penting Kabupaten Garut ke dalam satu platform digital.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan mulai dari administrasi kependudukan, layanan pemerintahan, informasi pariwisata, pemberdayaan UMKM, berita daerah, hingga fasilitas pembayaran digital.

“Super apps SAGARUT dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat Garut yang kini semakin mengandalkan layanan berbasis digital dalam kehidupan sehari-hari,” kata Agus.

Saat ini, sekitar 30 layanan publik telah tersedia dalam aplikasi SAGARUT. Ke depan, jumlah layanan tersebut akan terus bertambah seiring kebutuhan masyarakat dan perkembangan teknologi.

Diskominfo juga menargetkan aplikasi SAGARUT dapat menjangkau sedikitnya 1,5 juta pengguna pada periode 2029 hingga 2030. 

Target ambisius tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan ekosistem pelayanan publik digital yang modern, efisien, dan inklusif.

Agus menjelaskan bahwa SAGARUT menggunakan sistem hybrid, yakni menggabungkan layanan yang dibangun langsung dalam aplikasi dengan layanan digital yang telah dimiliki masing-masing perangkat daerah.

Dengan sistem tersebut, integrasi layanan dapat dilakukan tanpa mengganggu aplikasi yang sudah berjalan sebelumnya.

“Aplikasi ini tidak akan berhenti sampai di sini. Kami akan terus mengembangkan dan menyempurnakannya sesuai dinamika kebutuhan masyarakat Garut,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, Diskominfo mengajak masyarakat yang telah mengunduh aplikasi SAGARUT untuk aktif memberikan rating, ulasan, dan mengisi survei kepuasan pengguna. 

Masukan dari masyarakat akan menjadi bahan evaluasi penting dalam meningkatkan kualitas layanan publik digital di Kabupaten Garut.

Kehadiran SAGARUT diharapkan menjadi tonggak baru transformasi digital di Kabupaten Garut sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. (Asan/Agung)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600