Jawa Barat, Bandung l secondnewsupdate.co.id — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kelurahan Pasir Luyu, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Ahmad Rizal, menyerukan kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas Jawa Barat.
Rizal menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah kepolisian, khususnya Polda Jawa Barat, dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di tengah dinamika penyampaian aspirasi yang berlangsung di ruang publik.
Menurutnya, menyampaikan pendapat merupakan hak setiap warga negara. Namun, hak tersebut hendaknya dijalankan dengan tetap mengedepankan etika, ketertiban, kedamaian, serta menghormati kepentingan masyarakat luas.
“Kami mendukung langkah-langkah kepolisian, khususnya Polda Jabar, dalam menjaga dan merawat Jawa Barat selalu dalam keadaan aman dan kondusif,” ujar Rizal.
Ia juga mengimbau masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi melalui aksi demonstrasi agar tetap mengedepankan cara-cara yang santun dan damai.
Peserta aksi diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berpotensi memicu kericuhan maupun tindakan anarkis.
Rizal menilai, tindakan anarkis dalam sebuah aksi massa bukan hanya merugikan peserta demonstrasi, tetapi juga dapat berdampak terhadap masyarakat umum, pelaku usaha, fasilitas publik, serta aktivitas perekonomian dan sosial di berbagai wilayah Jawa Barat.
Karena itu, ia meminta seluruh pihak menjadikan berbagai kejadian sebelumnya sebagai pembelajaran agar penyampaian aspirasi ke depan dapat berlangsung tertib tanpa menimbulkan kerugian.
“Jangan sampai penyampaian aspirasi justru menimbulkan persoalan baru dan merugikan masyarakat. Mari kita sama-sama menjaga keamanan, persatuan dan kedamaian,” pesannya.
Lebih lanjut, Rizal berharap setiap langkah yang dilakukan masyarakat maupun aparat keamanan dalam menjaga ketertiban senantiasa mendapat ridha Allah SWT.
Ia kembali menitipkan pesan kepada para peserta aksi maupun kelompok masyarakat yang hendak menyampaikan aspirasi agar tidak melakukan tindakan anarkis dan tetap menjaga keamanan serta ketertiban bersama.
“Mudah-mudahan langkah-langkah kita semua diridai oleh Allah SWT. Dan titip pesan kepada para pendemo ataupun yang akan menyampaikan aspirasi, mohon tidak anarkis karena akan berdampak buruk ataupun menimbulkan kerugian yang begitu besar,” pungkasnya.
Rizal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat persatuan dan mengedepankan sikap saling menghormati. Menurutnya, keamanan Jawa Barat merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat keamanan.
Ia berharap masyarakat dapat terus menjaga suasana Jawa Barat agar tetap aman, nyaman, damai, dan kondusif sehingga berbagai aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan masyarakat dapat berjalan dengan baik. (Burhan)
















