Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
AgamaBudayaInformatikaRagam Daerah

Tokoh Agama Apresiasi Komitmen Polda Jabar Jaga Bandung Tetap Aman, Damai dan Kondusif

106
×

Tokoh Agama Apresiasi Komitmen Polda Jabar Jaga Bandung Tetap Aman, Damai dan Kondusif

Sebarkan artikel ini
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kelurahan Pakemitan, Ustaz Ade Kardi, menyatakan dukungannya terhadap berbagai langkah kepolisian dalam menciptakan situasi Kota Bandung dan Jawa Barat yang aman, damai, nyaman, serta kondusif.

Jawa Barat, Bandung l secondnewsupdate.co.id  — Komitmen Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat mendapat apresiasi dari tokoh agama di wilayah Kelurahan Pakemitan. 

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kelurahan Pakemitan, Ustaz Ade Kardi, menyatakan dukungannya terhadap berbagai langkah kepolisian dalam menciptakan situasi Kota Bandung dan Jawa Barat yang aman, damai, nyaman, serta kondusif.

Example 300x600

Menurut Ade, kondisi keamanan yang terjaga merupakan modal penting bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus membangun daerah secara bersama-sama.

“Kami mendukung langkah Kepolisian Daerah Jawa Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Suasana yang aman, damai, nyaman, dan kondusif merupakan modal utama bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas dengan nyaman dan membangun daerah secara bersama-sama,” ujar Ade, Jumat (28/8/2026).

Ia menilai upaya menjaga kondusivitas tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. 

Karena itu, komunikasi, persaudaraan, toleransi, serta kolaborasi dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian.

Dukung Gerakan “Jaga dan Rawat Jawa Barat”

Ade juga mengapresiasi inisiatif Kapolda Jawa Barat Irjen Pipit Rismanto, yang mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat Jawa Barat.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai keagamaan yang mengedepankan persaudaraan, kedamaian, toleransi, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Menjaga dan merawat Jawa Barat bukan hanya tugas kepolisian maupun pemerintah. Ini merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, berbagai potensi persoalan dapat dicegah sejak dini,” ungkapnya.

Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Damai

Di tengah maraknya penyampaian pendapat di muka umum, Ustaz Ade Kardi turut mengajak masyarakat agar tetap mengedepankan cara-cara damai dalam menyampaikan aspirasi.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan kericuhan dan merugikan kepentingan umum.

“Mari kita rawat bersama dengan menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, tidak mudah terprovokasi, serta senantiasa membangun komunikasi yang baik. Kami mendukung kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif demi kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap setiap penyampaian aspirasi dapat berlangsung secara tertib, damai, dan tetap menghormati hak masyarakat lainnya.

Menurutnya, perbedaan pendapat merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat. Namun, perbedaan tersebut harus disikapi dengan kedewasaan, saling menghormati, serta tidak mengarah pada tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Sinergi Ulama, Polisi dan Masyarakat

Dukungan tokoh agama tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Tokoh agama memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama dalam mengajak warga menjaga kerukunan, menumbuhkan sikap toleransi, serta menangkal berbagai provokasi yang dapat memecah persatuan.

Dengan terjalinnya sinergi antara kepolisian, ulama, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga, diharapkan Jawa Barat dapat terus menjadi ruang bersama yang aman, damai, harmonis, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Semangat “Jaga dan Rawat Jawa Barat” pun diharapkan tidak sekadar menjadi slogan, tetapi dapat diwujudkan melalui tindakan nyata seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan kondusivitas daerah. (Burhan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600