Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
EntertainmentGaya hidupInformatikaRagam Daerah

Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali

920
×

Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali

Sebarkan artikel ini
Foto bersama Bupati Kabupaten Tangerang Banten Mochamad Maesyal Rasyid (tengah) setelah mendapatkan penghargaan dari Kemendagri Tito Karnavian

Jakarta, DKI l secondnewsupdate.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali mencatat prestasi di tingkat regional.

Pemkab Tangerang meraih penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) kategori terbaik se-Jawa Bali dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI dan Kementerian Dalam Negeri RI.

Example 300x600

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dalam rangkaian acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) X Indonesia Fintech Summit and Expo 2026 serta Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi dan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2026.

Kegiatan berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026). 

Penyerahan penghargaan tersebut disaksikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian.

Maesyal menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima Pemkab Tangerang. Menurutnya, apresiasi tersebut menjadi penyemangat bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat transformasi layanan digital, khususnya dalam transaksi keuangan daerah.

Mendagri Tito Karnavian Dorong Peran Daerah dalam Pertumbuhan Ekonomi Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian menambahkan, Kemendagri saat ini terus mengembangkan penguatan peran pemerintah daerah dalam menjaga konsumsi rumah tangga, mendorong belanja daerah, serta menstimulasi sektor swasta.

“Alhamdulillah, hari ini Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang mendapatkan penghargaan TP2DD (Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah) kategori terbaik se-Jawa Bali dari Bapak Menko Bidang Perekonomian juga dari Bapak Menteri Dalam Negeri,” ungkap Maesyal.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) bersama organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya yang dinilai telah membangun sinergi dan kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Maesyal turut mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam mendukung digitalisasi transaksi keuangan daerah, sehingga pelayanan dapat dilakukan secara lebih cepat, efektif, efisien, dan transparan.

“Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang kita raih hari ini. Penghargaan ini adalah bukti nyata teman-teman dari Bapenda dan OPD lainnya telah menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Terima kasih juga atas partisipasi masyarakat yang telah melaksanakan program ini,” ujarnya.

Menurut Maesyal, penerapan berbagai aplikasi digitalisasi transaksi keuangan daerah memberikan kemudahan bagi masyarakat. 

Bupati Kabupaten Tangerang Banten Mochamad Maesyal Rasyid saat menerima penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) kategori terbaik se-Jawa Bali dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI dan Kementerian Dalam Negeri RI.

Warga dapat mengakses informasi kewajiban pajak secara langsung tanpa harus datang ke kantor Bapenda.

Selain itu, pembayaran pajak juga dapat dilakukan melalui sejumlah kanal pembayaran yang telah disediakan melalui sistem digital.

“Alhamdulillah fungsi pelayanan ini bermanfaat. Kecepatan, transparansi dan kemudahan dari sistem kemudahan bisa dirasakan langsung masyarakat. Semoga program digitalisasi transaksi keuangan ini terus ditingkatkan lagi oleh Bapenda dan OPD terkait lainnya,” imbuhnya.

Airlangga: Sinergi Pusat dan Daerah Perlu Diperkuat

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto mengatakan, Rakornas Pengendalian Inflasi dan Pencapaian Perluasan Digitalisasi Daerah menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Menurut Airlangga, sinergi tersebut penting untuk menjaga stabilitas harga sekaligus mempercepat transformasi digital di daerah.

“Ekonomi kita di semester I, alhamdulillah relatif solid dengan pertumbuhan 5,45% dan inflasi 3,19%. Ini harus terus kita sinergikan antara pusat dan daerah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, menjaga kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil, terutama juga untuk mendorong ekspor daripada sektor riil,” ujar Airlangga.

Pemerintah pusat, lanjutnya, juga akan terus memperkuat berbagai langkah pengendalian inflasi dan menjaga pertumbuhan ekonomi.

Di antaranya melalui penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) tahap ketiga bagi 27,13 juta keluarga penerima manfaat, bantuan beras yang dilanjutkan pada Oktober hingga Desember 2026 sebanyak 10 kilogram per bulan bagi 33,2 juta penerima, serta penguatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan bersama Bank Indonesia dan pemerintah daerah.

Mendagri Dorong Peran Daerah dalam Pertumbuhan Ekonomi

Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian menambahkan, Kemendagri saat ini terus mengembangkan penguatan peran pemerintah daerah dalam menjaga konsumsi rumah tangga, mendorong belanja daerah, serta menstimulasi sektor swasta.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Selanjutnya adalah mempermudah perizinan dalam rangka untuk memperkuat investasi, dan bagaimana mendorong hilirisasi daerah dengan ini ide-ide kreatif daerah sehingga ada potensi ekspor kita dari daerah untuk ke luar. Jadi ekspor kita diharapkan lebih tinggi daripada impor agregat dari semua daerah,” imbuh Tito.

Penghargaan TP2DD tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik berbasis teknologi di Kabupaten Tangerang. (Dia)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600