Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPolitikRagam Daerah

Musda VI Golkar Cimahi Digelar, Ngatiyana Siap Nahkodai Golkar Kota Cimahi

611
×

Musda VI Golkar Cimahi Digelar, Ngatiyana Siap Nahkodai Golkar Kota Cimahi

Sebarkan artikel ini
Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Kota Cimahi resmi digelar di Tulip Ware, Kota Cimahi, Senin (21/9/2026).

Cimahi, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Kota Cimahi resmi digelar di Twin Tulipware, Jln Jend Amir Machmud no 263, Kota Cimahi, Senin (21/9/2026). 

Forum konsolidasi organisasi tersebut menjadi momentum penting bagi Partai Golkar dalam menentukan arah kepengurusan dan strategi organisasi di Kota Cimahi.

Example 300x600

acara dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, H Daniel Mutagin Syafiuddin, Anggota DPRD Provinsi Jawa Miswara, Anggota DPR-RI Atalia Praratya (Ibu Cinta), Walikota Cimahi Ngatiyana, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko, dan Ketua Partai Gerindra Bambang Purnomo, Ketua Partai NasDem diwakili Sekjen Sambas Santika, Ketua Partai PDIP Cimahi Agung Yudaswara, Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan Fitriyani Angelina Silaban, Ketua DPC Partai PAN Robin Sihombing dan Demokrat diwakili Direktur Demokrat Kota Cimahi Bandon Yulianto serta tamu undangan lainnya.

Musda VI Partai Golkar Kota Cimahi dibuka dengan laporan Ketua Panitia Musda, Edi Suryadi, yang menyampaikan sejumlah hal terkait dasar, maksud, tujuan, serta pelaksanaan agenda organisasi tersebut.

Dalam laporannya, Edi menyampaikan bahwa Musda VI dilaksanakan berlandaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar serta petunjuk pelaksanaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Selain itu, pelaksanaan Musda juga mengacu pada surat DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat mengenai persetujuan pelaksanaan Musda Partai Golkar Kota Cimahi.

“Musda ini merupakan amanat konstitusi partai yang menuntut adanya pergantian pengurus melalui musyawarah daerah, guna menjamin kesinambungan dan eksistensi Partai Golkar di Kota Cimahi,” ujar Edi dalam laporannya.

Ia menjelaskan, Musda VI juga menjadi forum konsolidasi sekaligus pengambilan keputusan organisasi dalam menetapkan berbagai kebijakan strategis Partai Golkar di setiap tingkatan.

Musda VI Partai Golkar Kota Cimahi mengusung tema “Membangun Soliditas untuk Kejayaan Partai Golkar di Kota Cimahi.”

Menurut Edi, tema tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi slogan kegiatan, tetapi dapat diwujudkan melalui penguatan konsolidasi dan kebersamaan seluruh kader.

Dalam kesempatan itu, Edi juga menyampaikan apresiasi kepada DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, jajaran Plt DPD Partai Golkar Kota Cimahi, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang turut mendukung terselenggaranya Musda VI.

Daniel Mutakin Buka Musda VI Golkar Cimahi

Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Daniel Mutakin Syafiuddin kemudian membuka secara resmi Musda VI Partai Golkar Kota Cimahi.

Dalam sambutannya, Daniel menyampaikan apresiasi atas kehadiran berbagai unsur, mulai dari jajaran pengurus Partai Golkar Jawa Barat, pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, organisasi sayap partai, hingga pimpinan partai politik di Kota Cimahi.

Daniel menyebut Kota Cimahi memiliki posisi strategis karena berada di kawasan yang berdekatan dengan Kota Bandung dan menjadi salah satu etalase Jawa Barat.

Ia juga menyoroti kehadiran jajaran pengurus DPD Golkar Jawa Barat yang cukup banyak dalam Musda tersebut.

“Karena Kota Cimahi ini dekat dengan ibu kota, dengan Bandung, etalasenya Jawa Barat. Jadi pengurus Jawa Barat juga yang hadir ini banyak,” kata Daniel.

Daniel turut mengapresiasi kehadiran sejumlah tokoh dan pengurus Partai Golkar Jawa Barat, termasuk Sekretaris DPD Golkar Jabar Ahmad Hidayat, Bendahara Nirwan, jajaran wakil koordinator bidang, serta unsur organisasi sayap Partai Golkar.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan partai politik di Kota Cimahi yang hadir dalam Musda VI.

Menurutnya, kehadiran lintas partai tersebut menunjukkan adanya ruang kebersamaan dalam kehidupan politik di Kota Cimahi.

Ngatiyana: Musda Harus Berjalan Demokratis dan Bertanggung Jawab

Sementara itu, Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Musda VI Partai Golkar Kota Cimahi.

Ngatiyana menilai musyawarah daerah merupakan bagian penting dari dinamika organisasi karena di dalamnya terdapat proses penyampaian pendapat, pengujian gagasan, penentuan arah organisasi, serta pembangunan kesepakatan.

“Saya berharap Musda ke-6 ini dapat berjalan dengan tertib, demokratis dan penuh dengan tanggung jawab,” ujar Ngatiyana.

Menurutnya, tema “Membangun Soliditas untuk Kejayaan Partai Golkar di Kota Cimahi” harus diwujudkan dalam praktik organisasi.

“Soliditas harus terlihat dalam cara organisasi menyikapi perbedaan, mengambil keputusan dan menjaga komitmen terhadap masyarakat,” katanya.

Ngatiyana juga menegaskan pentingnya komunikasi antara pemerintah daerah, partai politik, DPRD dan seluruh elemen masyarakat.

Ia mengatakan, pemerintah daerah terbuka terhadap kritik, masukan maupun aspirasi masyarakat karena hal tersebut dapat menjadi bahan evaluasi dalam menentukan kebutuhan pembangunan.

“Pemerintah Kota Cimahi terbuka terhadap kritik, masukan dan aspirasi. Justru dari sinilah kita bisa mengetahui apa yang masih harus dibenahi dan apa yang menjadi kebutuhan nyata bagi masyarakat Kota Cimahi,” tutur Ngatiyana.

Ia menambahkan, pembangunan Kota Cimahi tidak dapat dilakukan pemerintah secara sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, DPRD, partai politik serta seluruh elemen masyarakat.

Rahmat Sulaiman Sampaikan Laporan Akhir sebagai Plt Ketua

Dalam kesempatan yang sama, Plt Ketua DPD Partai Golkar Kota Cimahi H. Rahmat Sulaiman menyampaikan laporan sekaligus refleksi selama dirinya menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas ketua.

Dengan gaya penyampaian yang diselingi humor, Rahmat mengawali sambutannya dengan pantun yang mengundang respons para peserta Musda.

Rahmat kemudian menyampaikan apresiasi kepada Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Daniel Mutakin Syafiuddin beserta jajaran, termasuk Ahmad Hidayat, Atalia Praratya, Iswara, serta para pengurus DPD Golkar Jawa Barat yang hadir.

Rahmat juga mengapresiasi panitia Musda VI yang dinilainya telah mempersiapkan kegiatan dalam waktu yang relatif singkat.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya menerima tugas sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Kota Cimahi dalam waktu yang terbatas, sehingga persiapan Musda harus dilakukan secara cepat.

“Saya diajak sama beliau keliling dari Tasik, Bogor, Garut, tapi putusan untuk Musda baru kemarin Sabtu. Makanya hari Minggu saya langsung pamit, sore-sore langsung dirapatkan,” ujar Rahmat.

Ia menyampaikan permohonan maaf apabila dalam proses pelaksanaan Musda masih terdapat kekurangan.

Namun demikian, Rahmat mengapresiasi kerja panitia yang mampu mempersiapkan pelaksanaan Musda hingga dapat berlangsung.

Ngatiyana Jadi Sorotan dalam Musda

Salah satu perhatian dalam pelaksanaan Musda VI Partai Golkar Kota Cimahi adalah keberadaan Wali Kota Cimahi Ngatiyana yang disebut dalam forum sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kota Cimahi.

Nama Ngatiyana beberapa kali disebut dalam rangkaian sambutan dan laporan pada Musda tersebut.

Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa Musda VI menjadi ruang konsolidasi penting bagi Partai Golkar Kota Cimahi dalam menentukan kepemimpinan dan arah organisasi ke depan.

Selain jajaran internal Partai Golkar, Musda juga dihadiri unsur Forkopimda Kota Cimahi, DPRD, KPU, Bawaslu, pimpinan partai politik, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, serta para kader dan peserta Musda.

Kehadiran lintas elemen tersebut memperlihatkan bahwa dinamika politik Kota Cimahi berlangsung dalam ruang komunikasi dan kebersamaan antarlembaga serta partai politik.

Dengan mengusung semangat soliditas, Musda VI Partai Golkar Kota Cimahi diharapkan menghasilkan keputusan organisasi yang dapat dipertanggungjawabkan sekaligus menjadi pijakan konsolidasi Partai Golkar dalam menjalankan agenda politik dan pengabdian kepada masyarakat Kota Cimahi. (Bagdja)

Penulis: Bagdja Sukmana Editor: Sinta Sukmana
Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600