Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaPendidikanRagam Daerah

Revitalisasi KB Zaenal Rasyid Garut: Bangunan Berusia 30 Tahun Kini Mulai Dibenahi

120
×

Revitalisasi KB Zaenal Rasyid Garut: Bangunan Berusia 30 Tahun Kini Mulai Dibenahi

Sebarkan artikel ini
Wildan Awaludin meninjau progres revitalisasi KB Zaenal Rasyid, Samarang.

Garut, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Setelah lebih dari tiga dekade minim perbaikan, fasilitas pendidikan di KB Zaenal Rasyid, Kampung Baros Lebak, Desa Sirnasari, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, kini mulai mendapat pembenahan melalui program revitalisasi satuan pendidikan.

Memasuki sekitar tujuh minggu pelaksanaan, proses pembangunan terus dikebut.

Example 300x600

Revitalisasi tersebut difokuskan pada tiga menu utama, yakni rehabilitasi ruang administrasi, rehabilitasi ruang kelas, serta pembangunan toilet.

Operator Sekolah sekaligus Sekretaris P2SP KB Zaenal Rasyid, Wildan Awaludin, mengatakan sebelumnya pihak sekolah mengajukan empat menu revitalisasi, termasuk pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB).

Namun, usulan pembangunan RKB tersebut belum mendapatkan persetujuan. Karena itu, pelaksanaan revitalisasi saat ini difokuskan pada tiga menu yang telah disetujui.

“Alhamdulillah, kita mengajukan empat menu, termasuk RKB. Namun RKB belum di-ACC. Jadi yang dilaksanakan sekarang tiga menu, yaitu rehabilitasi ruang administrasi, rehabilitasi ruang kelas, dan toilet,” ujar Wildan saat ditemui, Jumat (25/9/2026).

Menurut Wildan, pekerjaan yang telah berlangsung sekitar tujuh minggu tersebut melibatkan enam orang pekerja. Pihak sekolah berupaya memastikan proses pembangunan berjalan maksimal dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi bangunan.

“Alhamdulillah, kita ingin bangunannya bagus, jadi semaksimal mungkin. Kalau tanahnya luas, sebenarnya kita ingin ada RKB juga. Mungkin karena keterbatasan lahan, RKB belum bisa direalisasikan,” jelasnya.

Wildan mengungkapkan, bangunan KB Zaenal Rasyid telah berusia lebih dari 30 tahun.

Selama puluhan tahun, keterbatasan pembiayaan menjadi salah satu kendala sehingga perbaikan fasilitas sekolah belum dapat dilakukan secara optimal.

Kondisi tersebut membuat program revitalisasi menjadi momentum penting bagi pihak sekolah. 

Wildan pun menyampaikan apresiasi terhadap program pemerintah pusat yang memberikan kesempatan bagi sekolah untuk memperbaiki fasilitas pendidikan yang selama ini digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

“Saya sangat bersyukur kepada Allah SWT. Yang kedua, kami berterima kasih kepada Kemendikdasmen dan Bapak Presiden Prabowo yang telah memberikan kebijakan untuk revitalisasi sekolah. Salah satunya sekolah kami,” ungkapnya.

Ia berharap revitalisasi tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya pada jenjang pendidikan anak usia dini.

“Sudah berpuluh-puluh tahun belum ada dana untuk perbaikan. Sudah sekitar 30 tahun, khawatir kalau bangunannya ambruk. Masyarakat juga terbatas secara ekonomi, sehingga tidak mudah untuk melakukan perbaikan,” katanya.

Menurut Wildan, keberadaan program revitalisasi memberikan harapan baru bagi KB Zaenal Rasyid untuk memiliki fasilitas pendidikan yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi peserta didik.

“Kami sangat mengapresiasi program pemerintah ini. Mudah-mudahan banyak maslahat untuk masyarakat dan pembangunan pendidikan, termasuk dukungan dari Disdik Garut,” pungkasnya.

Saat ini, KB Zaenal memiliki sekitar 23 peserta didik yang terbagi dalam dua rombongan belajar (rombel).

Dengan pembenahan tiga fasilitas tersebut, pihak sekolah berharap lingkungan belajar anak-anak semakin layak dan mampu mendukung proses pembelajaran secara optimal. (Asan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600