Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
AgamaInformatikaPendidikanRagam Daerah

PKKMB Universitas Bandung: Doa untuk Generasi Berilmu, Berakhlak, dan Bermanfaat

105
×

PKKMB Universitas Bandung: Doa untuk Generasi Berilmu, Berakhlak, dan Bermanfaat

Sebarkan artikel ini
Dalam doanya, Yusuf Tantowi memanjatkan harapan agar para mahasiswa baru diberikan kemudahan dalam menjalani proses pendidikan.

Bandung, Jabar l secondnewsupdate.co.id – Memasuki dunia perguruan tinggi menjadi fase baru bagi setiap mahasiswa. 

Bukan semata tentang mengejar gelar akademik, tetapi juga menjadi momentum membangun karakter, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri agar kelak mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Example 300x600

Semangat tersebut mengemuka dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bandung. 

Salah satu bagian yang memberikan sentuhan spiritual dalam kegiatan tersebut adalah pembacaan doa yang disampaikan Yusuf Tantowi.

Dalam doanya, Yusuf Tantowi memanjatkan harapan agar para mahasiswa baru diberikan kemudahan dalam menjalani proses pendidikan. 

Lebih dari itu, mereka diharapkan tumbuh sebagai generasi yang memiliki ilmu, adab, ketakwaan, akhlak, serta kepedulian sosial.

Salah satu doa yang disampaikan berbunyi:

“زَيِّنْهُمْ بِالْعِلْمِ، وَجَمِّلْهُمْ بِالْأَدَبِ، وَحَصِّنْهُمْ بِالتَّقْوَى، وَارْفَعْهُمْ بِالْأَخْلَاقِ.”

“Hiasilah mereka dengan ilmu, indahkan mereka dengan adab, kokohkan mereka dengan takwa, dan angkatlah mereka dengan akhlak.”

Pesan tersebut menegaskan bahwa pendidikan diharapkan tidak berhenti pada kecerdasan intelektual. Ilmu perlu berjalan beriringan dengan adab dan akhlak, sehingga pencapaian akademik para mahasiswa nantinya dapat memberikan manfaat yang lebih luas.

Doa juga secara khusus ditujukan kepada Yayasan Habibi Bina Cendikia, sebagai pihak yang mengemban amanah dalam pengelolaan Universitas Bandung.

Amanah tersebut diharapkan menjadi jalan pengabdian yang mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan dunia pendidikan.

“وَاجْعَلْ هٰذِهِ الْأَمَانَةَ فَتْحًا لِلْخَيْرِ، وَرِفْعَةً لِلْعِلْمِ، وَنَفْعًا لِلطُّلَّابِ وَالْمُجْتَمَعِ.”

“Jadikan amanah ini sebagai jalan terbukanya kebaikan, terangkatnya martabat ilmu, serta hadirnya manfaat bagi mahasiswa dan masyarakat.”

Harapan tersebut tidak hanya ditujukan kepada pengelola yayasan, tetapi juga kepada seluruh unsur yang berada di lingkungan kampus.

Kepemimpinan yang amanah, keputusan yang bijaksana, serta semangat pengabdian dinilai menjadi bagian penting dalam membangun lembaga pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman.

Universitas diharapkan tidak sekadar menjadi tempat berlangsungnya kegiatan akademik. 

Lebih jauh, kampus menjadi ruang tumbuh bagi generasi yang mampu membawa ilmu keluar dari ruang kelas dan mewujudkannya dalam bentuk pengabdian nyata.

Karena itu, dalam doa tersebut juga dipanjatkan:

“اللَّهُمَّ اجْعَلْ جَامِعَتَنَا مَنَارَةً لِلْعِلْمِ، وَمَشْعَلًا لِلْأَخْلَاقِ، وَمَصْدَرًا لِلنَّفْعِ وَالْخَيْرِ.”

“Ya Allah, jadikan universitas kami sebagai mercusuar ilmu, pelita akhlak, dan sumber manfaat serta kebaikan.”

Kalimat tersebut menggambarkan harapan besar yang ingin dibangun bersama perjalanan Universitas Bandung, yakni menghadirkan pendidikan yang melahirkan manusia berpengetahuan sekaligus memiliki karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

Bagi mahasiswa baru, PKKMB menjadi pintu pertama menuju perjalanan panjang tersebut. Mereka datang dengan membawa harapan, cita-cita, dan impian masing-masing.

Melalui proses pendidikan yang baik, seluruh potensi tersebut diharapkan berkembang menjadi kekuatan yang mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, bahkan kemanusiaan.

Sementara bagi Yayasan Habibi Bina Cendikia, perjalanan dalam mengelola lembaga pendidikan merupakan sebuah amanah yang diharapkan terus melahirkan kebaikan.

Dalam doa tersebut juga terselip harapan sederhana namun mendalam: ketika suatu saat nama para pengabdi pendidikan tidak lagi disebut, ilmu dan kebaikan yang mereka tanam diharapkan tetap hidup serta terus memberikan manfaat.

Optimisme itu dirangkum dalam doa:

“وَاجْعَلْ مَا يَأْتِي أَجْمَلَ مِمَّا مَضَى، وَأَوْسَعَ خَيْرًا، وَأَعْظَمَ أَثَرًا، وَأَدْوَمَ بَرَكَةً.”

“Jadikanlah apa yang akan datang lebih indah daripada yang telah berlalu, lebih luas kebaikannya, lebih besar manfaatnya, dan lebih kekal keberkahannya.”

Doa tersebut menjadi simbol harapan agar langkah baru Universitas Bandung bersama para mahasiswa barunya senantiasa berada dalam keberkahan.

Sebuah harapan bahwa pendidikan hari ini tidak hanya melahirkan generasi yang sukses untuk dirinya sendiri, tetapi juga generasi yang mampu menjadi sumber kebaikan dan manfaat bagi banyak orang.

Dengan ilmu, akhlak, dan pengabdian, perjalanan pendidikan diharapkan menjadi investasi kebaikan yang manfaatnya tidak berhenti pada satu generasi, tetapi terus tumbuh dan mengalir bagi masa depan. (Apih)

Penulis: Apih Igun Ruhiyat Editor: Bama
Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600