BeritaRagam Daerah

Adi Warman Lubis Soroti Penunjukan Plh Sekda Kota Medan, Desak Wali Kota Rico Waas Pilih Figur Berpengalaman

108
Ketua Umum TKN Kompas Nusantara, Ketua Umum Pagar UNRI Prabowo–Gibran untuk Rakyat Indonesia, sekaligus Pimpinan Umum media GeberNews.com, Adi Warman Lubis.

Sumatra Utara, Medan l secondnewsupdate.co.id – Penunjukan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan menjadi perhatian sejumlah kalangan. 

Salah satunya datang dari Ketua Umum TKN Kompas Nusantara, Ketua Umum Pagar UNRI Prabowo–Gibran untuk Rakyat Indonesia, sekaligus Pimpinan Umum media GeberNews.com, Adi Warman Lubis.

Adi menilai pengisian posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kota Medan seharusnya dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan pengalaman, kapasitas, serta pemahaman terhadap arah pembangunan Kota Medan.

Menurutnya, Wali Kota Medan Rico Waas perlu menunjuk figur yang dinilai mampu mengawal jalannya pemerintahan dan mempercepat realisasi program pembangunan.

“Bukan berarti yang bersangkutan tidak mampu. Namun menurut hemat saya masih banyak putra-putri terbaik Kota Medan yang lebih senior dan memiliki pengalaman untuk mengemban amanah tersebut,” ujar Adi kepada wartawan, Senin (4/8/2026).

Ia berpandangan bahwa hingga saat ini perkembangan Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap belum menunjukkan perubahan yang signifikan sebagaimana harapan masyarakat.

Adi berharap berbagai program yang pernah dijanjikan kepada masyarakat saat masa kampanye dapat segera diwujudkan sehingga Kota Medan mampu berkembang menjadi kota metropolitan yang modern, religius, nyaman, dan membanggakan.

“Kami tetap mendukung kepemimpinan Pak Rico Waas dan Pak Zakiyuddin. Namun dukungan itu harus dibuktikan dengan realisasi komitmen dan janji-janji kampanye. Masyarakat tentu menunggu hasil nyata dari kepemimpinan mereka,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa kritik yang disampaikannya bukan dilandasi sentimen pribadi, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan Kota Medan. 

Menurutnya, sebagai bagian dari tim yang pernah memberikan dukungan politik, dirinya tetap memiliki harapan besar agar pemerintahan saat ini mampu memenuhi ekspektasi masyarakat.

“Saya tidak memiliki sentimen. Justru saya mendukung sepenuhnya karena pernah menjadi bagian dari tim yang mendukung mereka. Harapan saya sederhana, yaitu agar janji kepada masyarakat benar-benar diwujudkan sehingga kepercayaan publik tetap terjaga,” ucapnya.

Selain itu, Adi mengingatkan agar penempatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Medan, termasuk kepala dinas dan pejabat strategis lainnya, dilakukan secara profesional dengan mengedepankan kompetensi, integritas, dan rekam jejak.

Menurutnya, kebijakan penempatan pejabat yang tepat akan sangat menentukan efektivitas jalannya pemerintahan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kalau ingin membawa Kota Medan semakin maju dan mendapatkan kembali kepercayaan masyarakat pada periode berikutnya, maka seluruh pejabat yang ditempatkan harus benar-benar sesuai kemampuan, bukan karena pesanan ataupun pertimbangan subjektif,” tegasnya.

Adi juga mengaku tidak pernah memanfaatkan kedekatannya dengan tim pemenangan untuk memperoleh jabatan maupun proyek pemerintah. Baginya, kepentingan utama adalah melihat Kota Medan berkembang lebih baik dan masyarakat memperoleh pelayanan yang maksimal.

“Saya tidak pernah meminta proyek ataupun jabatan. Bahkan untuk bertemu saja tidak mudah. Itu bukan persoalan bagi saya. Yang paling penting adalah bagaimana Kota Medan semakin maju, tata kelola pemerintahannya semakin baik, dan masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan,” pungkasnya. (Rizky)

Exit mobile version