BeritaRagam Daerah

Antisipasi Kekeringan Akibat El Nino, BAZNAS dan BPBD Kabupaten Bandung Salurkan Air Bersih ke Sejumlah Kecamatan

107
Petugas BTB dan BPBD tengan menyalurkan air bersih di kecamatan Ciparay dan Pameungpeuk, kemarin.

Jawa Barat, Kab Bandung l secondnewsupdate.co.id – Mengantisipasi potensi kekeringan akibat fenomena El Nino, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air.

Program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) tersebut menjadi bagian dari langkah kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berdampak terhadap ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung.

Penanggung Jawab BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Bandung, Asep Lodra, mengatakan pendistribusian air bersih untuk sementara telah menyasar dua kecamatan, yakni Kecamatan Ciparay dan Kecamatan Pameungpeuk.

“Untuk di Kampung Karanganyar RW 01, Desa Manggung Harja, Kecamatan Ciparay, penerima manfaat sebanyak 167 kepala keluarga atau sekitar 350 jiwa. Kemudian di Kampung Mangkin RT 01 RW 10, Desa Bojongmanggu, Kecamatan Pameungpeuk, sebanyak 64 KK atau 210 jiwa,” ujar Asep, Sabtu (7/8/2026) malam.

Menurutnya, pendistribusian air bersih akan terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan permintaan masyarakat di wilayah yang mengalami keterbatasan air.

“Setelah ini, tentunya sesuai dengan permintaan masyarakat, kami akan melaksanakan penyaluran air bersih hingga ke seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung yang membutuhkan,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Kabupaten Bandung mengerahkan mobil tangki berkapasitas 10.000 liter untuk mendistribusikan air kepada warga. Sumber air bantuan tersebut berasal dari PDAM Ciheulang, Ciparay.

“Kami dari BAZNAS Tanggap Bencana menyalurkan bantuan air tersebut ke lokasi-lokasi yang sangat membutuhkan akibat potensi bencana El Nino di Kabupaten Bandung,” tegas Asep.

Pendistribusian air bersih tersebut dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD Kabupaten Bandung, TNI, Satpol PP Kecamatan, Linmas desa dan kecamatan, aparat desa, RT/RW, hingga petugas PDAM Kabupaten Bandung.

Pengerahan mobil tangki dilakukan berdasarkan permintaan masyarakat sebagai bentuk respons cepat sekaligus kesiapsiagaan menghadapi ancaman kekeringan. 

Bantuan tersebut diharapkan dapat memastikan warga di wilayah rawan tetap memiliki akses terhadap kebutuhan dasar berupa air bersih.

BAZNAS-BPBD Gelar Mitigasi Bencana

Selain pendistribusian air bersih, BAZNAS Kabupaten Bandung bersama BPBD juga melaksanakan kegiatan mitigasi bencana di Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 peserta yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa, khususnya kader PKK Desa Linggar.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana, termasuk dampak musim kemarau dan kekeringan.

Program distribusi air bersih mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang penerima manfaat mengaku bahagia dan bersyukur atas bantuan yang diberikan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah membantu masyarakat ketika mengalami kesulitan memperoleh akses air bersih.

Program distribusi air bersih ini sekaligus menegaskan komitmen BAZNAS Kabupaten Bandung untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial dan kebencanaan.

Bantuan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian terhadap warga terdampak, tetapi juga menjadi bukti nyata kehadiran lembaga zakat dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai kondisi darurat di wilayah Kabupaten Bandung. (Apih)

Penulis: Apih Igun Ruhiyat Editor: Bama
Exit mobile version