EkonomiInformatikaRagam Daerah

APKASI Otonomi Expo 2026 Resmi Ditutup, Tangerang Dorong Investasi dan Ekonomi Daerah Makin Bergairah

604
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengatakan, APKASI Otonomi Expo 2026 tidak semata-mata menjadi agenda pameran tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dinilai memiliki peran strategis sebagai ruang promosi potensi unggulan daerah sekaligus mempertemukan berbagai pihak untuk membangun peluang kerja sama.

Banten, Kabupaten Tangerang l secondnewsupdate.co.id — Gelaran APKASI Otonomi Expo 2026 resmi berakhir. Pameran yang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, UMKM, investor, dan berbagai pemangku kepentingan tersebut ditutup di Aula Nusantara, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Sabtu (29/8/2026).

Penutupan kegiatan menjadi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya kolaborasi antardaerah dalam mengembangkan potensi ekonomi, memperluas jaringan usaha, sekaligus membuka pintu investasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengatakan, APKASI Otonomi Expo 2026 tidak semata-mata menjadi agenda pameran tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dinilai memiliki peran strategis sebagai ruang promosi potensi unggulan daerah sekaligus mempertemukan berbagai pihak untuk membangun peluang kerja sama.

“Melalui ajang ini, kita dapat melihat secara langsung potensi unggulan daerah, memperluas jejaring bisnis bagi UMKM dan pelaku usaha, serta membuka peluang investasi dan kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi perekonomian daerah,” ujar Intan.

Menurutnya, Kabupaten Tangerang merasa bangga sekaligus terhormat kembali dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan APKASI Otonomi Expo 2026.

Intan menilai, penyelenggaraan expo tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan berkelanjutan melalui penguatan ekonomi, inovasi, serta kolaborasi berbagai pihak.

“Kami bangga dapat memfasilitasi penyelenggaraan APKASI Otonomi Expo 2026. Ini menjadi kehormatan bagi Kabupaten Tangerang karena kegiatan ini kembali dilaksanakan di wilayah kami dan sejalan dengan komitmen kami dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Jangan Berhenti Setelah Expo Ditutup

Intan menekankan, berbagai peluang kerja sama yang muncul selama pelaksanaan expo harus ditindaklanjuti. Jangan sampai pertemuan antara pemerintah daerah, investor, pelaku usaha dan UMKM hanya berhenti pada ruang pameran.

Menurutnya, kolaborasi yang telah terbentuk perlu diterjemahkan menjadi program dan kerja sama konkret agar dapat mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

“Semangat kolaborasi dan komitmen investasi yang telah dibangun di ICE BSD ini tidak berhenti seiring ditutupnya pameran hari ini, tetapi harus terus ditindaklanjuti secara konkret melalui regulasi yang ramah investasi dan pendampingan yang konsisten bagi para pelaku usaha di daerah masing-masing,” tegasnya.

Ia berharap keberlanjutan kerja sama tersebut mampu membuka semakin banyak ruang bagi pelaku UMKM dan sektor usaha daerah untuk naik kelas.

Di sisi lain, kemudahan investasi juga dinilai penting agar potensi daerah tidak hanya dikenal melalui promosi, tetapi dapat berkembang menjadi aktivitas ekonomi yang menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi untuk APKASI dan Seluruh Peserta

Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, Intan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus APKASI, panitia APKASI Otonomi Expo 2026, pemerintah daerah peserta, pelaku usaha, UMKM, investor, serta seluruh pihak yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.

Ia berharap APKASI Otonomi Expo dapat terus digelar dengan konsep yang semakin inovatif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi daerah.

“Kami berharap APKASI Otonomi Expo dapat terus dilaksanakan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang, sehingga menjadi salah satu wadah strategi dalam memperkuat sinergi antardaerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tutupnya.

Ketua Umum APKASI: Expo Jadi Ruang Strategis Daerah dan Dunia Usaha

Sementara itu, Ketua Umum APKASI yang juga Bupati Lahat, Bursa Zarnubi, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah menjadi tuan rumah sekaligus mendukung penyelenggaraan APKASI Otonomi Expo 2026.

Menurut Bursa, expo tersebut memiliki arti penting dalam memperkuat hubungan antarpemerintah daerah sekaligus mempertemukan daerah dengan dunia usaha.

Pertemuan tersebut dinilai dapat membuka ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, investor, UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal.

“Expo ini tidak hanya menjadi ajang promosi potensi daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat jejaring, membuka peluang kerja sama, dan mendorong potensi ekonomi daerah agar semakin berkembang dan berdaya saing,” ujar Bursa.

Berakhirnya APKASI Otonomi Expo 2026 pun diharapkan bukan menjadi akhir dari berbagai peluang yang telah terbangun. Justru, penutupan expo menjadi awal untuk membawa berbagai gagasan, koneksi bisnis, dan peluang investasi menuju kerja sama nyata di masing-masing daerah.

Dengan demikian, potensi unggulan daerah tidak berhenti sebagai etalase, tetapi dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (Dia)

Exit mobile version