Limbangan Garut// secondnewsupdate.co.id – Dalam rangka pengamanan arus lalu lintas pada Operasi Ketupat Lodaya 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Garut melaksanakan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way di sejumlah titik strategis pada Sabtu (21/3/2026).
Penerapan ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya volume kendaraan, khususnya dari arah Bandung menuju wilayah Garut dan Tasikmalaya.
Kasatlantas Polres Garut, AKP Luky Martono, S.H., M.M., menyampaikan bahwa pelaksanaan one way diberlakukan sebanyak enam kali dari arah barat ke timur atau dari Bandung menuju Tasikmalaya.
Langkah ini dinilai efektif untuk mengurai kepadatan arus kendaraan yang mulai mengalami peningkatan di sejumlah jalur utama.
Di jalur Limbangan–Malangbong, rekayasa lalu lintas one way dilaksanakan sebanyak empat kali, yaitu:
Pukul 13.30–13.50 WIB di wilayah Limbangan dengan titik pending di SP3 Selaawi.
Pukul 15.20–15.40 WIB di Malangbong dengan titik pending di RM Berkah Malangbong.
Pukul 15.25–15.45 WIB di Limbangan dengan titik pending di SP3 Selaawi.
Sementara itu, di jalur Kadungora–Leles–Tarogong, penerapan one way dilaksanakan sebanyak dua kali, yakni:
Pukul 11.25–11.40 WIB
Pukul 15.35–15.55 WIB
Keduanya diberlakukan dari arah Bandung menuju Garut dengan titik pending di Jalan Baru Soekarno–Hatta.
Luky menjelaskan bahwa secara umum kondisi lalu lintas masih terpantau lancar meskipun terjadi peningkatan arus kendaraan.
Pihaknya terus melakukan pemantauan dan pengaturan di lapangan guna memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama operasi berlangsung.
“Kami akan terus menyesuaikan pola rekayasa lalu lintas sesuai situasi di lapangan, agar arus kendaraan tetap terkendali dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Polres Garut juga mengimbau para pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan serta memperhatikan rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama. (Agung)
