BeritaInformatikaLingkungan HidupRagam Daerah

Banjir Tak Kunjung Usai, KDS Gandeng Forkopimda Siapkan Langkah Besar dan Solusi Permanen untuk

116
Bupati Bandung Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS (KDS) menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan menyerah dalam mencari jalan keluar terbaik demi membebaskan masyarakat dari ancaman banjir musiman yang setiap tahun merugikan ribuan warga.

Kab Bandung/ secondnewsupdate.co.id – Upaya mencari solusi permanen terhadap persoalan banjir yang selama puluhan tahun membayangi kawasan Dayeuhkolot dan Bojongsoang terus menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bandung. Tak hanya melalui forum resmi pemerintahan, komitmen penanganan banjir kini diperkuat lewat sinergi lintas sektor yang melibatkan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Komitmen tersebut mengemuka saat jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung menggelar kegiatan olahraga bersama di Lanud Sulaiman, Kecamatan Margahayu, Selasa (23/6/2026). 

Di balik suasana santai dan penuh keakraban, tersimpan pembahasan strategis terkait berbagai persoalan daerah yang membutuhkan langkah cepat dan terukur, termasuk penanganan banjir yang hingga kini masih menjadi tantangan besar di wilayah Bandung Selatan.

Bupati Bandung Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS (KDS) menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan menyerah dalam mencari jalan keluar terbaik demi membebaskan masyarakat dari ancaman banjir musiman yang setiap tahun merugikan ribuan warga.

Menurutnya, dampak banjir tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berimbas pada sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan hingga produktivitas warga. 

Karena itu, penyelesaiannya harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Kita tidak bisa menyelesaikan persoalan banjir secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, akademisi, dunia usaha, komunitas hingga masyarakat. Pendekatan pentaheliks menjadi kunci agar solusi yang dihasilkan benar-benar efektif dan berkelanjutan,” ujar KDS.

Kegiatan olahraga bersama tersebut dihadiri Kapolresta Bandung, Dandim 0624/Kabupaten Bandung, Danlanud Sulaiman, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung serta unsur Forkopimda lainnya. Selain menjaga kebugaran dan mempererat silaturahmi, pertemuan itu juga menjadi ruang komunikasi strategis untuk menyamakan persepsi dalam mengawal program-program prioritas pemerintah.

Sejumlah isu penting turut dibahas dalam kesempatan tersebut, mulai dari stabilitas keamanan daerah, sinkronisasi pembangunan, hingga langkah-langkah konkret dalam mengatasi banjir yang selama ini menjadi persoalan klasik di kawasan cekungan Bandung bagian selatan.

Salah satu wacana yang mencuat adalah rencana relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah dengan tingkat kerawanan banjir tinggi, khususnya di Kecamatan Bojongsoang. 

Gagasan tersebut dinilai dapat menjadi salah satu solusi jangka panjang guna mengurangi risiko bencana yang terus berulang setiap musim penghujan.

KDS mengungkapkan bahwa usulan relokasi tersebut mendapat perhatian dan dukungan dari Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. 

Menurutnya, langkah tersebut perlu dikaji secara matang dengan tetap mengedepankan kepentingan dan persetujuan masyarakat yang terdampak.

“Pemerintah Kabupaten Bandung pada prinsipnya siap menyiapkan lahan apabila program relokasi ini disepakati masyarakat. Tujuannya agar warga yang selama ini menjadi korban banjir tahunan dapat tinggal di lokasi yang lebih aman dan nyaman,” katanya.

Melalui penguatan sinergi Forkopimda dan kolaborasi lintas sektor, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap berbagai program penanganan banjir dapat berjalan lebih efektif. 

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan solusi permanen bagi masyarakat Dayeuhkolot dan Bojongsoang yang selama bertahun-tahun hidup berdampingan dengan ancaman banjir. (Apih)

Exit mobile version