Jawa Tengah, Surakarta l secondnewsupdate.co.id – Memasuki satu pekan menjelang penutupan program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026, Satgas TMMD Kodim 0735/Surakarta bersama organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan warga terus menggenjot penyelesaian berbagai sasaran fisik di Kampung Makam Bergolo RT 02 dan RT 06 RW 06, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Jumat (7/8/2026).
Fokus pekerjaan meliputi pavingisasi jalan sepanjang 97 meter dengan lebar 4,5 meter, pembangunan taman, serta pembuatan Tugu Prasasti sebagai penanda pelaksanaan program TMMD di wilayah tersebut.
Meski harus bekerja di bawah terik matahari, semangat personel Satgas TMMD dan warga tidak surut.
Mereka terus bergotong royong demi memastikan seluruh pekerjaan rampung sesuai target sebelum penutupan program.
Danramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, mengatakan waktu pelaksanaan TMMD kini tinggal sekitar satu minggu sehingga seluruh personel bersama masyarakat terus memaksimalkan pekerjaan di lapangan.
“Selain mengejar target penyelesaian, kami juga memastikan kualitas pembangunan tetap menjadi prioritas sehingga hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi modal utama dalam menyelesaikan seluruh sasaran fisik TMMD.
“Kami tidak hanya ingin pekerjaan selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang baik. Gotong royong yang terjalin selama pelaksanaan TMMD menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan ini,” tambahnya.
Tri juga mengapresiasi antusiasme warga yang terus memberikan dukungan selama pelaksanaan TMMD. Ia berharap hasil pembangunan tersebut mampu meningkatkan akses masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar.
“Harapan kami, jalan ini dapat memperlancar aktivitas masyarakat, memudahkan akses transportasi, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian warga,” pungkasnya.
Program TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 menjadi wujud sinergi TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sekaligus memperkuat budaya gotong royong di wilayah Kota Surakarta. (Agus Kemplu)
