Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
EkonomiSosial

Bantuan Sosial Tepat Sasaran: Kepala Dinas Sosial Garut Tinjau Verifikasi DTSN di Desa Banjarwangi

628
×

Bantuan Sosial Tepat Sasaran: Kepala Dinas Sosial Garut Tinjau Verifikasi DTSN di Desa Banjarwangi

Sebarkan artikel ini
Kunjungan kerja Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Drs. H. Aji Sekarmaji, MSi, ke Desa Banjarwangi untuk melakukan Groon Check-in pada DTSN, acuan utama pemberian bantuan sosial. Disambut hangat oleh Kepala Desa Yogi.

SNU|Kabupaten Garut – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, H. Aji Sekarmaji, melakukan kunjungan kerja ke Desa Banjarwangi, Kecamatan Banjarwangi, Senin (17/3/2025),

Kunjungan tersebut disambut dengan hangat oleh Kepala Desa Banjarwangi, Yogi yang turut serta dalam rangkaian kegiatan yang sangat penting ini. 

Example 300x600

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan Groon Check-in pada DTSN (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Nasional) yang menjadi acuan utama dalam penetapan pemberian bantuan sosial. 

Upaya Kemensos memastikan bantuan tepat sasaran dengan menurunkan tim pendamping PKH untuk verifikasi data langsung di lapangan.”

Melalui kegiatan ini, diharapkan proses penyaluran bantuan sosial ke masyarakat dapat lebih tepat sasaran dan terarah.

DTSN, yang menjadi sistem terbaru untuk pengelolaan data penerima bantuan sosial, dirancang agar hanya mereka yang benar-benar membutuhkan yang dapat menerima bantuan. 

Oleh karena itu, verifikasi data yang dilakukan pada kesempatan ini menjadi sangat penting. 

Kadinsos Kabupaten Garut Aji Sejarmaji, menekankan bahwa program ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas bantuan sosial di daerah. 

“Selain itu, dengan menggunakan DTSN sebagai dasar penetapan penerima bantuan, diharapkan program-program pemberdayaan masyarakat juga bisa lebih terarah dan terfokus pada mereka yang benar-benar memerlukan,” terang Aji.

Dalam konteks ini, proses verifikasi yang berlangsung di Desa Banjarwangi akan menjadi model atau sampel yang dapat diterapkan pada seluruh wilayah Kecamatan Banjarwangi, 

“Untuk memastikan penerima bantuan sosial mendapatkan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujarnya.

Dengan demikian, kegiatan verifikasi ini tidak hanya bertujuan untuk menyalurkan bantuan sosial, tetapi juga sebagai langkah penting dalam penyempurnaan sistem distribusi bantuan sosial di tingkat lokal. 

“Melalui upaya-upaya ini, diharapkan kedepannya, penerima bantuan sosial yang telah diverifikasi di lapangan dapat benar-benar merasakan manfaatnya, sementara mereka yang sebelumnya tidak layak menerima bantuan karena sudah mampu secara ekonomi, dapat digantikan dengan mereka yang lebih membutuhkan,” imbuh Aji.

Selanjutnya menurut Aji, bahwa Inilah yang menjadi inti dari DTSN, 

“Sebuah sistem yang diharapkan mampu memberikan kebermanfaatan yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial di Kabupaten Garut,” ungkap Dia.

Yogi, juga menyampaikan bahwa, Kegiatan ini merupakan langkah awal yang krusial untuk memastikan bahwa,

“Bantuan sosial yang diberikan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, serta mengurangi potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan,”ujar Yogi.

Dalam hal ini, verifikasi dilakukan secara menyeluruh dan menggunakan aplikasi digital,

“Yang memudahkan proses pengecekan, sehingga data yang tercatat di dalam DTSN benar-benar akurat,”tambah Yogi 

Pentingnya DTSN sebagai acuan utama dalam pemberian bantuan sosial diungkapkan lebih lanjut oleh Irsan Alfiansyah, sebagai tim pendamping PKH (Program Keluarga Harapan), yang terlibat dalam kegiatan verifikasi lapangan. 

“Untuk memastikan akurasi data, pihak Kemensos (Kementerian Sosial) telah menugaskan tim pendamping PKH untuk turun langsung ke lapangan. Mereka melakukan door-to-door ke rumah-rumah warga untuk mengumpulkan data yang lebih lengkap dan tepat mengenai kondisi sosial ekonomi masing-masing penerima,”ucap Irsan.

Pertanyaan yang diajukan mencakup pekerjaan, penghasilan, luas kebun atau tanah yang dimiliki, serta aset lainnya seperti kendaraan bermotor dan ponsel. 

“Proses verifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan sosial yang disalurkan tidak hanya mengenai jumlah penerima, tetapi juga tepat sasaran, dengan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi yang aktual,” tandas Dia.

“Sinergi antara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut dan Kades Banjarwangi, Yogi, dalam membahas program sosial untuk kesejahteraan masyarakat.”

Sistem verifikasi yang dilakukan di lapangan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang siapa saja yang benar-benar berhak menerima bantuan sosial dan siapa yang sudah tidak membutuhkan bantuan tersebut karena kondisi ekonomi mereka sudah lebih mapan.

“Dengan demikian, bantuan sosial dapat diberikan kepada mereka yang lebih membutuhkan, mengurangi potensi kesalahan dalam distribusi, dan memastikan bahwa dana bantuan sosial digunakan secara efisien,” jelas Irsan. (Asan)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600