Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaInformatikaPolitik

Bawaslu Cimahi Libatkan 177 Ketua RT/RW Kawal Data Pemilih, Bentengi Pemilu dari Pelanggaran Sejak Dini

906
×

Bawaslu Cimahi Libatkan 177 Ketua RT/RW Kawal Data Pemilih, Bentengi Pemilu dari Pelanggaran Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Cimahi, Akhmad Yasin Nugraha, (tengah) menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemilu tidak cukup hanya mengandalkan kerja penyelenggara.

Cimahi/secondnewsupdate.co.id – Upaya memperkuat pengawasan pemilu mulai digencarkan jauh sebelum tahapan pemungutan suara. 

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Cimahi menggandeng ratusan Ketua RT dan RW di Kelurahan Cipageran sebagai garda terdepan dalam mengawal demokrasi sekaligus memastikan data pemilih tetap akurat.

Example 300x600

Sebanyak 177 perangkat kewilayahan yang terdiri atas 148 Ketua RT dan 29 Ketua RW mengikuti Forum Warga Pengawasan Pemilu yang digelar di Aula Kelurahan Cipageran, Kamis (9/7/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi Bawaslu dalam memperluas pengawasan partisipatif hingga ke tingkat lingkungan.

Langkah ini dinilai penting karena Ketua RT dan RW merupakan pihak yang paling mengetahui dinamika kependudukan di wilayahnya. 

Mulai dari warga yang pindah domisili, meninggal dunia, hingga munculnya pemilih pemula yang telah memenuhi syarat, seluruh perubahan tersebut menjadi informasi penting dalam menjaga validitas daftar pemilih.

Lurah Cipageran, Asep Hendrayana, mengatakan pemerintah kelurahan menyambut positif sinergi yang dibangun bersama Bawaslu Kota Cimahi.

Menurutnya, keberadaan RT dan RW bukan hanya sebagai pelayan masyarakat, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran demokrasi di tengah warga.

“RT dan RW memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat. Kami berharap melalui forum ini mereka dapat menjadi jembatan informasi sekaligus mitra Bawaslu dalam membangun budaya demokrasi yang partisipatif, tertib, dan berintegritas di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Cimahi, Akhmad Yasin Nugraha,

menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pemilu tidak cukup hanya mengandalkan kerja penyelenggara. 

Peran aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah berbagai potensi pelanggaran sejak dini.

Menurutnya, Ketua RT dan RW merupakan ujung tombak yang memiliki akses informasi paling dekat dengan masyarakat sehingga diharapkan mampu mengedukasi warga, menyampaikan informasi yang benar, sekaligus membantu mengawasi setiap tahapan pemilu.

“RT dan RW adalah pihak yang paling memahami kondisi warganya. Kami berharap Bapak dan Ibu dapat menjadi penggerak partisipasi masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan pemilu, menyampaikan informasi yang benar, serta bersama-sama mencegah terjadinya pelanggaran sejak dini,” kata Yasin.

Dalam forum tersebut, Bawaslu juga menekankan pentingnya keterlibatan perangkat kewilayahan dalam mengawal Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Program ini menjadi salah satu fondasi utama untuk menghadirkan daftar pemilih yang valid, akurat, dan mutakhir pada setiap penyelenggaraan pemilu.

Bawaslu menilai data pemilih yang berkualitas akan meminimalkan persoalan seperti pemilih ganda, warga yang belum terdaftar, maupun nama pemilih yang seharusnya sudah tidak masuk dalam daftar karena meninggal dunia atau pindah domisili.

Melalui keterlibatan aktif RT dan RW, proses pembaruan data diharapkan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran sehingga hak konstitusional setiap warga negara untuk memberikan suara dapat terjamin.

Forum Warga Pengawasan Pemilu ini sekaligus menjadi komitmen Bawaslu Kota Cimahi untuk membangun sistem pengawasan yang tidak hanya bertumpu pada lembaga pengawas, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Dengan kolaborasi yang terus diperkuat antara Bawaslu, pemerintah kelurahan, serta para Ketua RT dan RW, diharapkan penyelenggaraan pemilu mendatang dapat berlangsung lebih transparan, demokratis, berintegritas, serta mampu menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Kota Cimahi. (Bagdja)

Example 120x600
Example 300x600
Example 300x600