BeritaKesehatanRagam Daerah

Bulan Dana PMI Garut 2026 Resmi Dicanangkan, Bupati Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian Kemanusiaan

115
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin secara resmi mencanangkan Bulan Dana Kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut Tahun 2026. Pencanangan berlangsung dalam rangkaian apel gabungan di Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (5/10/2026).

Garut, Jabar | secondnewsupdate.co.id – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin secara resmi mencanangkan Bulan Dana Kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut Tahun 2026. Pencanangan berlangsung dalam rangkaian apel gabungan di Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (5/10/2026).

Dimulainya Bulan Dana PMI 2026 ditandai secara simbolis oleh Bupati Garut melalui pembayaran sumbangan menggunakan QRIS.

Dalam kesempatan tersebut, Syakur menegaskan bahwa Bulan Dana PMI memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan, terutama ketika masyarakat menghadapi musibah maupun bencana.

Menurutnya, dukungan terhadap PMI tidak hanya berkaitan dengan pelayanan darah, tetapi juga mencakup penanganan kondisi darurat akibat bencana alam yang terjadi di Kabupaten Garut.

“Tentu saja saya sangat mengapresiasi upaya ini karena ini juga akan membantu Pemerintah Kabupaten Garut terutama dalam menyikapi adanya musibah,” ujar Syakur.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam Bulan Dana PMI. 

Kalangan pelajar, kata dia, menjadi salah satu kelompok yang perlu dilibatkan agar kepedulian terhadap sesama dapat ditanamkan sejak dini melalui edukasi mengenai tugas dan peran PMI.

Sementara bagi aparatur sipil negara (ASN), termasuk pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, kontribusi telah ditentukan secara terukur sehingga diharapkan tidak menjadi beban.

“Dan kita juga untuk PNS, ada kita tentukan nilainya, saya yakin tidak akan memberatkan. Juga untuk pejabat juga kita minta untuk memberikan kontribusinya supaya target bisa terealisasi dan akan memberikan kemudahan bagi PMI dan bagi kita semua ketika ada orang-orang yang memerlukan bantuan ketika mendapatkan musibah,” katanya.

Dana PMI untuk Program Kemanusiaan

Ketua PMI Kabupaten Garut dr. Helmi Budiman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Garut, Sekretaris Daerah, serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Garut yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Bulan Dana PMI 2026.

Helmi menjelaskan, dana yang berhasil dihimpun nantinya akan digunakan secara transparan untuk mendukung berbagai program prioritas PMI.

Salah satunya adalah pembinaan Palang Merah Remaja (PMR) mulai dari tingkat Mula, Madya hingga Wira. Program tersebut dinilai penting untuk menanamkan karakter kepedulian dan nilai-nilai kemanusiaan kepada generasi muda.

Selain pembinaan, PMI juga menggunakan dukungan dana tersebut untuk memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai bencana.

Helmi mencontohkan keterlibatan PMI ketika terjadi bencana di Cianjur. 

PMI Kabupaten Garut mengirimkan personel dalam waktu cukup lama untuk membantu proses penanganan di lokasi. PMI juga pernah mengirimkan kendaraan maupun personel ke Aceh dalam rangka misi kemanusiaan.

“Ini bagian daripada pembinaan yang dilakukan oleh PMI menggunakan Bulan Dana PMI ini, disamping tadi disampaikan oleh Pak Bupati untuk bencana, baik berupa barangnya maupun orangnya,” kata Helmi.

PMI Garut Bersinergi dengan BPBD

Dalam penanganan bencana di Kabupaten Garut, PMI memastikan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus dilakukan.

Menurut Helmi, BPBD merupakan salah satu mitra utama PMI di lapangan, khususnya dalam menghadapi berbagai kondisi darurat seperti kekeringan, tanah longsor hingga kebakaran hutan.

“Begitu pun untuk kebakaran hutan, begitu pun untuk tadi yang disampaikan Pak Bupati ya, ada bencana longsor dan sebagainya tentu PMI ingin bersama-sama dengan Pemerintah Daerah dan dengan relawan-relawan lainnya bersama-sama menangani musibah yang menimpa masyarakat Kabupaten Garut,” jelasnya.

Stok Darah Garut Capai 98 Persen

Selain kesiapsiagaan bencana, PMI Kabupaten Garut juga terus memastikan ketersediaan darah bagi masyarakat.

Helmi menyebut stok darah secara umum berada pada kondisi yang relatif aman dan mampu memenuhi sekitar 98 persen kebutuhan.

Meski demikian, terdapat beberapa golongan darah tertentu yang ketersediaannya dapat mengalami fluktuasi. 

Untuk jenis darah tertentu yang tidak dapat diproses di Garut karena jumlah permintaannya relatif sedikit, proses pemenuhannya dilakukan melalui Bandung.

“Alhamdulillah ya jadi stok labu itu selalu tersedia, kita 98% kita sudah menyiapkan, adapun kalau misalkan ada yang tidak ada memang ada beberapa jenis darah yang harus diprosesnya di Bandung, tidak bisa di Garut, karena sedikit ya,” tandasnya.

Melalui Bulan Dana PMI 2026, Pemerintah Kabupaten Garut bersama PMI berharap kepedulian masyarakat terhadap aksi kemanusiaan semakin kuat.

Dukungan tersebut diharapkan mampu memperkuat pelayanan PMI sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam membantu masyarakat ketika bencana maupun musibah terjadi. (Agung/Asan)

Exit mobile version