InformatikaOlah RagaRagam Daerah

Bupati Bandung Dadang Supriatna Resmi Buka Konferda PPSI Kabupaten Bandung 2026–2031

63
Bupati Bandung Dadang Supriatna (tengah) membuka konferda PPSI Kabupaten Bandung di Soreang, Minggu, (8/2/26)

Kabupaten Bandung// secondnewsupdate.co.id – Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi membuka Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Pencak Silat Indonesia (DPD PPSI) Kabupaten Bandung periode 2026–2031, yang digelar di Aula Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Minggu (8/2/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS menyampaikan apresiasi kepada panitia pelaksana serta jajaran pengurus PPSI Kabupaten Bandung periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusinya dalam mengembangkan seni budaya pencak silat di wilayah Kabupaten Bandung.

“PPSI merupakan salah satu ikon seni budaya yang harus terus dikembangkan di Kabupaten Bandung. Pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga warisan budaya yang memiliki nilai-nilai luhur dan wajib kita lestarikan,” ujar Kang DS.

Duka Cita dan Pesan Regenerasi

Pada kesempatan tersebut, Kang DS juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya salah satu kader muda PPSI Kabupaten Bandung, Kang Robi. 

Ia mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Menurutnya, kepergian almarhum hendaknya menjadi penyemangat dan motivasi bagi generasi penerus untuk terus menjaga, mengembangkan, dan melestarikan seni budaya pencak silat.

PPSI di Bawah Naungan KORMI

Bupati Bandung turut menyampaikan terima kasih kepada PPSI Jawa Barat yang selama ini telah memberikan pembinaan dan pendampingan kepada PPSI Kabupaten Bandung dalam pengembangan seni budaya pencak silat.

Ia berharap Konferda PPSI mampu menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang membawa manfaat luas bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan pencak silat sebagai seni olahraga tradisional.

Kang DS menegaskan bahwa pencak silat merupakan salah satu Induk Organisasi Olahraga Masyarakat (Inorga) yang berada di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), sehingga memiliki peran penting dalam pembinaan olahraga berbasis budaya.

Dorong Legalitas dan Kolaborasi

Selain itu, Kang DS meminta agar setelah terbentuk kepengurusan baru, PPSI Kabupaten Bandung segera menjalin koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dinas Kebudayaan, guna memperkuat pembinaan seni budaya pencak silat secara berkelanjutan.

“Kami juga berharap lingkung seni budaya pencak silat yang belum memiliki legalitas dapat difasilitasi agar memiliki legalitas resmi, sehingga bisa berkembang secara optimal,” katanya.

Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terpilih dalam kepengurusan DPD PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 diharapkan mampu membangun kolaborasi, menjaga soliditas organisasi, serta membawa PPSI semakin maju.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi membuka Konferda PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031. (Apih)

Exit mobile version