SNU//Kabupaten Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, bersama jajaran DPRD Kabupaten Garut menerima aspirasi dari Mimbar Bebas Aliansi Mahasiswa & Masyarakat Kabupaten Garut di Ruang Rapat DPRD, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Selasa (9/9/2025).
Dalam kesempatan itu, Syakur menyampaikan bahwa pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi yang berdampak langsung pada tingkat kemiskinan masyarakat.
“Kalau inflasi, barang-barang naik, yang miskin semakin banyak,” ungkap Syakur.
Disisi lain, Syakur juga mengajak seluruh pihak untuk bersinergi menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok.
Dia juga mengapresiasi perhatian mahasiswa terhadap isu Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang dianggap krusial bagi ketahanan pangan daerah.
Menurutnya, Perda LP2B yang berlaku saat ini baru sebatas mengatur lokasi secara umum dan belum sampai pada inventarisasi detail.
“Apabila kita memutuskan, maka harus ada persetujuan dari pemilik lahan, dan jangan sampai pemilik lahan tidak tahu bahwa lahan dia sudah LP2B,” tegas Syakur.
Syakur menambahkan bahwa pemerintah daerah perlu memberikan insentif bagi petani, seperti bantuan pupuk, bibit, hingga BPJS, agar tidak merasa dirugikan ketika lahannya ditetapkan sebagai LP2B.
Meski investasi penting untuk pertumbuhan ekonomi, Syakur menegaskan bahwa aturan tetap harus ditegakkan.
Syakur menginstruksikan SKPD terkait untuk melakukan pengawasan agar lahan LP2B tidak beralih fungsi dan tetap dipertahankan sebagai lahan produksi pangan. (Asan)
