AgamaBeritaBudayaRagam Daerah

Bupati Garut Dorong Muslimat NU Perkuat Peran Perempuan, Jadi Motor Pembangunan Daerah

113
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, mendorong Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) untuk semakin memperkuat peran perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.

Jawa Barat, Garut l secondnewsupdate.co.id — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, mendorong Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) untuk semakin memperkuat peran perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. 

Perempuan dinilai memiliki posisi strategis, bukan hanya sebagai penggerak ketahanan keluarga, tetapi juga sebagai kekuatan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan Syakur dalam kegiatan yang dihadiri jajaran Muslimat NU, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat, Sabtu (15/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Syakur menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah. 

Kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan, termasuk organisasi perempuan seperti Muslimat NU, menjadi bagian penting untuk memastikan program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, perempuan memiliki ruang kontribusi yang sangat luas. Tidak hanya dalam lingkungan keluarga, tetapi juga pada sektor pendidikan, sosial, kesehatan, ekonomi, keagamaan hingga pemberdayaan masyarakat.

“Perempuan memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan. Dari keluarga, perempuan ikut membentuk karakter dan kualitas generasi penerus. Karena itu, peran perempuan harus terus diperkuat,” ujar Syakur.

Ia berharap Muslimat NU dapat terus menjadi ruang pemberdayaan bagi perempuan sekaligus mitra strategis pemerintah dalam menjalankan berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah penguatan kemandirian ekonomi perempuan. Menurutnya, pelatihan keterampilan, pengembangan usaha, peningkatan kapasitas serta berbagai program pemberdayaan dapat membuka peluang bagi perempuan untuk semakin mandiri dan ikut menopang perekonomian keluarga.

Lebih jauh, Syakur juga mengajak Muslimat NU untuk terus menjaga nilai-nilai keagamaan, kebangsaan dan budaya di tengah derasnya perubahan zaman.

Peran tersebut dinilai semakin penting dalam membangun ketahanan keluarga sekaligus memberikan pondasi kuat bagi generasi muda agar tidak mudah terpengaruh berbagai persoalan sosial.

“Kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat dan kaum perempuan harus terus diperkuat. Dengan kebersamaan, kita dapat membangun Garut yang lebih maju, sejahtera dan berkarakter,” katanya.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat konsolidasi internal Muslimat NU. Kebersamaan para kader diharapkan mampu melahirkan gagasan serta program pemberdayaan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Muslimat NU pun diharapkan tidak berhenti pada kegiatan organisasi semata, tetapi terus mengambil peran dalam berbagai agenda pembangunan daerah dengan mengedepankan semangat pengabdian, pemberdayaan dan kemaslahatan masyarakat.

Dengan semakin eratnya sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi perempuan, kontribusi perempuan dalam pembangunan Kabupaten Garut diharapkan semakin besar. 

Dari keluarga, lingkungan masyarakat hingga ruang-ruang ekonomi dan sosial, perempuan diharapkan mampu menjadi salah satu kekuatan utama yang ikut membawa Garut menuju daerah yang lebih maju, sejahtera dan berkarakter. (Agung)

Exit mobile version