Jawa Barat, Cimahi l secondnewsupadate.co.id — Semangat kemerdekaan tak hanya dirayakan dengan upacara dan kemeriahan.
Di Kota Cimahi, momentum menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia diisi dengan aksi kepedulian sosial.
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kota Cimahi menggelar santunan bagi anak yatim dan doa bersama di Kantor DPD NasDem, Jalan Sisingamangaraja No. 788, Kelurahan Setiamanah, Kecamatan Cimahi Tengah, Minggu (16/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda DPD NasDem Kota Cimahi dalam menyambut peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperkuat kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan keluarga yang membutuhkan perhatian.
Ketua DPD Partai NasDem Kota Cimahi, Ivan Ade Sofiyan, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan anak-anak yatim dari 15 kelurahan yang tersebar di wilayah Cimahi Utara, Cimahi Tengah, dan Cimahi Selatan.
Menurut Ivan, santunan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan semangat berbagi dan kepedulian sosial.
“Mudah-mudahan semua membawa keberkahan. Kami ingin momentum kemerdekaan ini juga diisi dengan doa bersama dan memberikan perhatian kepada adik-adik yatim di Kota Cimahi,” ujar Ivan dalam sambutannya.
Ia menegaskan, kemerdekaan yang dirasakan masyarakat saat ini tidak terlepas dari perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan tenaga, pikiran bahkan nyawa demi berdirinya Indonesia.
Karena itu, menurutnya, generasi penerus memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan tersebut melalui berbagai bentuk pengabdian dan perbuatan baik di tengah masyarakat.
“Kita harus meneruskan perjuangan para pahlawan dengan membuat kebaikan. Setidaknya kita bisa memberikan pengabdian yang terbaik bagi masyarakat Kota Cimahi,” tuturnya.
Di hadapan anak-anak yatim yang hadir, Ivan juga menyampaikan pesan penuh motivasi.
Ia meminta anak-anak tersebut tidak pernah merasa rendah diri dan terus berjuang mengejar cita-cita.
Ia berharap mereka kelak tumbuh menjadi generasi yang sukses, mandiri, serta mampu mengangkat derajat keluarga.
“Saya hanya bisa berdoa, adik-adik akan sukses dan bisa mengangkat derajat orang tua. Jangan takut. Adik-adik harus terus berjuang dan memberikan yang terbaik untuk orang tua,” katanya.
Pesan tersebut menjadi salah satu bagian yang menguatkan suasana kegiatan. Santunan tidak hanya diposisikan sebagai bantuan materi, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral agar anak-anak yatim tetap memiliki optimisme dalam menatap masa depan.
Besok, NasDem Tebus Murah 1.000 Liter Minyak
Rangkaian kegiatan kepedulian DPD NasDem Kota Cimahi tidak berhenti pada santunan anak yatim.
Pada hari kedua, Senin (17/8/2026), bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, DPD NasDem Kota Cimahi juga menyiapkan program minyak goreng murah untuk masyarakat.
Sebanyak 1.000 liter minyak goreng disiapkan untuk ditebus masyarakat dengan harga Rp10.000 per liter.
Ivan berharap program tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama para ibu rumah tangga yang membutuhkan bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Mudah-mudahan ini memberikan kebermanfaatan buat ibu-ibu. Dengan 1.000 liter minyak ini, kami berharap bisa sedikit meringankan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Program tersebut sekaligus menjadi bentuk respons terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang dinilai masih membutuhkan perhatian bersama.
Menurut Ivan, kehadiran partai di tengah masyarakat seharusnya tidak hanya terlihat dalam momentum politik, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat.
Kemerdekaan Dimaknai dengan Kepedulian
Bagi DPD NasDem Kota Cimahi, peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk menerjemahkan semangat kemerdekaan dalam bentuk kepedulian sosial.
Santunan anak yatim, doa bersama, hingga penyediaan bahan pokok murah menjadi rangkaian kegiatan yang diarahkan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat secara langsung.
Ivan pun berharap kegiatan sosial semacam itu dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Ia menilai, semangat gotong royong dan kepedulian merupakan bagian penting dari karakter bangsa yang harus terus dirawat, terutama di tengah dinamika kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.
“Mudah-mudahan kita bisa terus bersilaturahmi dengan para ustaz, anak-anak, dan seluruh masyarakat. Semoga apa yang kami lakukan bisa membawa kebermanfaatan,” pungkasnya.
Dengan demikian, perayaan kemerdekaan di Kota Cimahi tidak berhenti pada simbol dan seremoni. Di tangan masyarakat dan berbagai elemen sosial, kemerdekaan juga diterjemahkan menjadi tindakan nyata: berbagi, membantu, mendoakan, dan membuka ruang harapan bagi mereka yang membutuhkan. (Bagdja)
