BeritaBudayaRagam Daerah

Bupati Garut Hadiri Perayaan Cap Go Meh 2577/2026 di Vihara Dharma Loka

109
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, (tengah) menghadiri perayaan Cap Go Meh 2577/2026 yang berlangsung khidmat di Vihara Dharma Loka Garut, Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Selasa (3/3/2026).

Garut//secondnewsupdate.co.id – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri perayaan Cap Go Meh 2577/2026 yang berlangsung khidmat di Vihara Dharma Loka Garut, Jalan Guntur, Kecamatan Garut Kota, Selasa (3/3/2026).

Kehadiran Bupati menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Garut dalam menjaga toleransi serta memperkuat harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.

Dalam sambutannya, Bupati Syakur menyampaikan bahwa perayaan Cap Go Meh merupakan bentuk rasa syukur atas segala nikmat dan anugerah Tuhan Yang Maha Esa kepada seluruh elemen masyarakat.

Ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap berbagai konflik yang terjadi di sejumlah belahan dunia, termasuk di kawasan Timur Tengah.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi pengingat bagi bangsa Indonesia untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan.

“Kita diciptakan sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang memiliki keanekaragaman, baik dalam agama, fisik, suku, maupun ras,” ujarnya.

Mengangkat tema “Harmoni dalam Keberagaman, Harmoni Nusantara”, Bupati menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan cerminan nilai yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Tema ini bukan sekadar basa-basi, melainkan keselarasan dalam perbedaan. Kita harus saling menghormati, menyayangi, dan mencintai sehingga terbina konektivitas yang menyatu dalam diri kita. Menjadikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai negara yang kuat, maju, dan bermartabat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Vihara Dharma Loka Garut, Erwindi Ramali, menjelaskan bahwa perayaan Cap Go Meh tahun ini menandai puncak sekaligus penutupan rangkaian Tahun Baru Imlek 2577.

Ia menekankan bahwa esensi Cap Go Meh tidak hanya identik dengan lampion dan hidangan khas, melainkan tentang persatuan dan kebersamaan.

“Cap Go Meh adalah soal persatuan untuk merayakan bersama tanpa memandang perbedaan. Kami berharap tahun ini hidup kita selalu diberi terang, kemudahan, dan kebahagiaan yang tak terhingga,” tuturnya.

Di akhir acara, ia mengajak seluruh jemaat dan tamu undangan untuk menutup rangkaian perayaan Imlek dengan semangat baru serta optimisme yang tinggi. (Agung)

Exit mobile version