BeritaRagam Daerah

Bupati Garut Harap Muslimat NU Jadi Mitra Strategis Pemerintah Tangani Masalah Sosial dan Kesehatan

146
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin,Dalam sambutannya, menegaskan bahwa Muslimat NU memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks, khususnya dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan sektor kesehatan. Syakur menyampaikan data penting terkait kondisi ekonomi sebagian masyarakat Garut.

SNU//Garut – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) XII Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Garut Tahun 2025 yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Huda, Jalan Otista, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (27/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Muslimat NU memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks, khususnya dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan sektor kesehatan.

Syakur menyampaikan data penting terkait kondisi ekonomi sebagian masyarakat Garut.

Ia mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 317 ribu jiwa yang masuk kategori Desil 1, yaitu kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah.

“Orang bisa dikategorikan Desil 1 kalau tidak punya aset, tidak punya rumah, atau rumahnya tidak layak huni. Mereka juga tidak punya akses sanitasi, aset ekonomi, dan kepala keluarganya bahkan banyak yang tidak lulus SD,” jelasnya.

Lebih jauh, ia memaparkan bahwa jika digabungkan dari Desil 1 hingga Desil 5, terdapat sekitar 1,8 juta warga yang masih memerlukan perhatian dan bantuan sosial karena keterbatasan ekonomi.

“Tidak mungkin pemerintah bekerja sendiri. Pemerintah perlu partner yang memiliki kemampuan untuk bekerjasama,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret, Bupati berharap pengurus Muslimat NU yang baru dapat semakin intens menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Garut. 

Ia memastikan akan menginstruksikan jajaran perangkat daerah untuk bersinergi langsung dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.

“Saya berharap ke depan, pengurus Muslimat NU lebih intens berkomunikasi dengan pemerintah. Kita siap bersinergi,” ujarnya.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) XII Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Garut Tahun 2025 yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Huda, Jalan Otista, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Sabtu (27/12/2025).

Selain masalah ekonomi, Bupati juga menyoroti persoalan kesehatan, khususnya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Meski angka kematian bayi menunjukkan tren penurunan, ia berharap Muslimat NU ikut berperan dalam edukasi masyarakat.

“Tugasnya bagaimana mendidik masyarakat, kalau hamil ajak ke bidan, ke puskesmas. Daftarkan BPJS supaya saat melahirkan bisa gratis dan mendapatkan penanganan yang baik,” imbaunya.

Menutup arahannya, Bupati berharap kepengurusan baru Muslimat NU Garut dapat terus menunjukkan eksistensi melalui program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat lapisan bawah. (Asan)

Exit mobile version