SNU//Garut — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa di Kabupaten Garut untuk melakukan inventarisasi kondisi jembatan di wilayah masing-masing.
Langkah ini diambil sebagai bentuk mitigasi dini menghadapi potensi kerusakan infrastruktur pada musim hujan.
Menurut Bupati, pendataan secara menyeluruh sangat penting untuk mengetahui kondisi riil jembatan, mulai dari yang masih layak pakai, membutuhkan perbaikan ringan, hingga yang mengalami kerusakan berat dan berpotensi membahayakan masyarakat.
“Data ini akan menjadi dasar perencanaan pembangunan dan perbaikan jembatan secara bertahap dan terukur,” ujar Bupati dalam arahannya kepada para camat.
Ia menekankan bahwa inventarisasi harus dilakukan secara detail, termasuk mencakup lokasi jembatan, kondisi fisik, tingkat kerusakan, hingga tingkat urgensinya terhadap akses ekonomi dan aktivitas warga.
Hasil pendataan nantinya akan diserahkan kepada dinas terkait untuk ditindaklanjuti.
Bupati juga mengimbau agar camat dan kepala desa melibatkan masyarakat dalam proses pelaporan.
Partisipasi publik dinilai penting agar setiap kerusakan yang terjadi di lapangan dapat segera diketahui dan ditangani.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Jangan sampai ada jembatan yang luput dari pantauan,” tegasnya.
Melalui gerakan inventarisasi ini, Pemerintah Kabupaten Garut berharap pembangunan dan perbaikan infrastruktur dapat lebih tepat sasaran, serta mampu meningkatkan kelancaran mobilitas warga, khususnya di wilayah pedesaan. (Agung)
