Garut Selatan// secondnewsupdate.co.id – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin melakukan monitoring langsung kondisi infrastruktur jalan di wilayah Garut bagian selatan pada Rabu (4/3/2026).
Peninjauan ini bertujuan untuk memetakan prioritas pembangunan serta memastikan konektivitas antara jalur desa, provinsi, dan nasional berjalan optimal.
Dalam survei tersebut, Bupati Garut melewati jalur:
Pemerintah Kabupaten Garut saat ini tengah mempertimbangkan dua alternatif jalur penghubung dari Pamalayan (Cisewu) — yang merupakan jalur provinsi — menuju jalur nasional, yaitu:
Jalur Panggalih – Karangsewu – Singajaya, Jalur Cikarang – Cimahi.
Menurut Syakur, survei lapangan ini penting karena Pemkab Garut sedang mengajukan bantuan ke pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dalam program Infrastruktur Jalan Desa.
“Kemarin saya sudah melihat kondisi seperti apa, karena kita lagi mengajukan ke pemerintah pusat untuk Kementerian PUPR melalui program Infrastruktur Jalan Desa. Semoga ini bisa terealisasi,” ujarnya saat diwawancarai di Kantor Command Center, Kecamatan Garut Kota, Rabu (4/3/2026).
Estimasi Anggaran dan Spesifikasi Jalan
Bupati menjelaskan bahwa estimasi biaya pembangunan jalan dengan standar nasional mencapai sekitar Rp4 miliar per kilometer, dengan asumsi:
Namun, pengerjaan akan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Tidak seluruh ruas menggunakan rabat beton — sebagian bisa menggunakan hotmix (hotmik).
Ia juga mengakui bahwa pola pembangunan jalan di Garut selama ini masih terkesan terputus-putus akibat keterbatasan anggaran.
Penanganan Darurat Jalur Singajaya – Banjarwangi
Untuk jalur Singajaya – Banjarwangi, Pemkab Garut memastikan akan dilakukan penanganan darurat berupa lapis penetrasi (lapen) agar jalan tetap bisa dilalui masyarakat.
Syakur berharap dengan dukungan dari pemerintah pusat, pembangunan jalan di Garut Selatan bisa dilakukan secara lebih sistematis dan berkelanjutan.
Di akhir pernyataannya, Bupati Garut menegaskan komitmennya untuk terus mengawal usulan ini demi:
Peningkatan konektivitas wilayah
Penguatan aktivitas ekonomi masyarakat Garut Selatan
Pembangunan infrastruktur jalan ini diharapkan menjadi penggerak utama pertumbuhan kawasan selatan Kabupaten Garut yang selama ini masih menghadapi tantangan aksesibilitas. (Agung)
